Antisipasi Lonjakan Harga Pangan, Pemkab Tanah Datar Gelar Pasar Murah Disamping Dukcapil

0
966

SABANA KABA, Tanah Datar—Pemerintah  Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pangan dan Perikanan menggelar Gerakan Pasar Pangan Murah (GPPM), Kamis (28/03/2024) di lapangan parkir Dinas Dukcapil Tansh Datar masih di pusat Kota Batusangkar, dalam rangkaian stabilisasi harga pangan atau lonjakan harga bahan pokok di pasaran.

BACA JUGA : Pimpin Apel Pagi Bersama, Bupati Eka Putra Minta THR Dan Gaji Ke-13 ASN Segera Dibayarkan

Gerakan pasar murah tersebut di buka secara resmi Bupati Eka Putra didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Hendra Setyawan, Sekretaris Dinas Pangan dan Perikanan Irdayani,  dan dihadiri Dinas OPD lainnya.

Bupati Eka Putra menyampaikan, GPPM digelar berdasarkan keluhan dari masyarakat atas naiknya harga bahan pokok menjelang bulan  Ramadhan 1445 H yang menimbulkan beban sangat berat bagi masyarakat.

“Untuk menstabilkan harga bahan pokok , hari ini Pemerintah Daerah kembali hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan pangan murah atau pasar murah, silahkan manfaatkan peluang ini,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, di pasar murah menyediakan beberapa bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, tepung, bawang, cabe merah dan hijau, kentang yang harganya lebih murah dari harga pasar, jadi ini mungkin bisa meringankan beban ibu-ibu.

“Kegiata pasar pangan murah ini bukan hari yang pertama kita lakukan, ini yang ke-10 kali di seluruh Kabupaten Tanah Datar tidak hanya di kota Batusangkar juga di kecamatan-kecamatan di wilayah Tanah Datar,” ungkapnya.

Bupati mengharapkan, dengan adanya pasar murah ini bisa membantu masyarakat kita untuk menghadapi Lebaran Idul Fitri 1445 H nanti.”Semoga dengan adanya pangan pasar sangat murah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita di Tanah Datar khususnya di Kota Batusangkar dalam menyambut lebaran Idul Fitri esok,” sampainya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Irdayani mengatakan biasanya saat Ramadhan dan menjelang lebaran terjadi peningkatan daya beli di masyarakat sehingga dikhawatirkan memicu terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here