Belanjakan Uang Palsu, Pemuda Berusia 19 Tahun Ini Ditangkap Polisi

0
1033

Sabana Kaba, Riau— Seorang yang diduga pelaku pencetak dan pengedar uang palsu berinisial MWY alias Yudi (19 tahun) terpaksa berurusan dengan polisi, karena kedapatan membelajakan uang palsu di kedai Sudra Irawan jalan Lintas Rengat – Tembilahan Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.

BACA JUGA : Miliki Sabu dalam Jumlah Banyak, Bandar Besar Narkoba Ditangkap Polisi

Pengamanan tersangka Yudi ini berawal dari kecurigaan Sudra dengan karakteristik uang yang didapatkan dari seseorang yang berbelanja di warungnya, dengan cara membeli rokok di warungnya seharga Rp.23.000,- menggunakan uang pecahahan Rp.100 ribu.

Selesai berbelanja, pelaku tersebut langsung pergi. Ketika Sudra mau memasukan uang ke laci, Ia merasa uang tersebut berbeda dengan yang asli dan menyadarinya jika uang itu ternyata palsu.

Ia pun mengejar pelaku bersama seorang temannya, beruntung Sudra mendapatkan pelaku berada di sebuah warung lain kurang lebih 2 KM dari warungnya tepatnya di Sei Ara dan juga sedang melakukan transaksi jual beli.

Sudra dan temannya mengamankan pelaku dan langsung menghubungi Unit Reskrim Polsek Kempas. Unit Reskrim Polsek Kempas yang dipimpin Ipda Andrianto beserta anggota Polsek Kempas langsung melakukan penangkapan.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno Jum’at (26/3) mengatakan, menurut keterangan kepada pelaku ketika diintograsi petugas, ia mencetak uang palsu tersebut dengan cara memfotokopi uang asli pecahan Rp. 100 ribu menjadi beberapa lembar.

“Pelaku memfotokopi disalah satu percetakan dengan menggunakan printer. Printer tersebut juga sudah kami sita sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, Ia telah mengedarkan uang palsu lebih kurang 2 bulan yang lalu mulai Januari 2021 hingga saat pelaku ditangkap. Pelaku mengaku telah mengedarkan uang palsu tersebut di wilayah Guntung Kecamatan Kateman, wilayah Tembilahan dan Tembilahan Hulu serta wilayah Kempas.

“Juga keterangan dari pelaku uang palsu tersebut di cetak sendiri olehnya,” papar AKP Warno.

Modus pelaku dengan cara membeli rokok dan kebutuhan sembako di warung atau pasar dengan uang palsu 100 ribu, hasil kembalian uang asli disimpan oleh pelaku untuk menabung persiapan pembiayaan persalinan anak pertama dan biaya kebutuhan keluarganya setelah melahirkan.

“Barang bukti yang berhasil diamankan 3 lembar uang palsu pecahan 100 ribuan, 2 bungkus rokok, 1 mesin scaner dan 1 komputer. Pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kempas guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya seperti dikutip dari Tribrata News Sumbar.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here