Mampu Baca Peluang Pasar, Inhendri Abbas Sediakan Kebutuhan Sapi Qurban

0
858

SABANA KABA, Tanah Datar—Siapa sangka seorang pejabat dilingkungan Pemkab Tanah Datar ternyata punya usaha sampingan yang mampu mempekerjakan generasi muda. Meskipun jumlah penyerapan tenaga tidak banyak, hanya 3 orang, namun setidaknya sudah membantu mengurangi pengangguran ditengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA : Porsa FC Salimpaung Juara, Wabup Richi Aprian Tutup Tugu Muda Cup V

Pejabat tersebut adalah Drs.Inhendri Abbas Dt.Rajo Tanbasa, MM yang sehari-hari merupakan Sekretaris Dinas Dikbud (Pendidikan dan Kebudayaan) Tanah Datar serta Mantan Ketua PGRI Tanah Datar. Pada hari libur ia habiskan waktunya bersama puluhan ekor sapi qurban di Jorong Koto Tuo Nagari Salimpaung Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar.

Ditemui Tim Sabana Kaba di tempat peternakannya, Inhendri Abbas berujar bahwa beternak sapi termasuk salah satu kesenangan, jika tidak boleh dikatakan hobi. Jika sebahagian orang senang berburu babi atau memancing ikan di hari Minggu, maka kita senang bergelut dengan sapi di kandang.

“Sebenarnya pekerjaan sampingan semacam ini sudah dimulai sejak Tahun 2004, ketika pernah menjadi Pemuda Pelopor Tingkat Nasional utusan Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat,” kata Inhendri Abbas mengenang masa lalunya.

Ia menyebut objek yang dinilai saat itu keberhasilan meningkatkan kotoran dan urine sapi menjadi pupuk kompos dan NPK serta cairan Prace elemen. Sejak itu, ia tambah bersemangat mengembangkan peternakan sapi.

“Usaha sampingan saya ini sempat macet, ketika dilantik menjadi salah satu Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan Tanah Datar, karena terlalu berkonsentrasi menghadapi pekerjaan, sehingga usaha peternakan tak termenej lagi dengan baik,” tutur Inhendri Abbas Dt.Rajo Tanbasa, Minggu (11/06/2023).

Tetapi kemacetan peternakan sapi tersebut tidak berlangsung lama, usaha sampingan yang mengantarkan Inhendri ke Tingkat Nasional dan mendapat bantuan modal usaha dari pemerintah kembali dibenahi.

“Alhamdulillah, hingga sekarang usaha tersebut tetap berkembang, dengan mempekerjakan tiga orang karyawan untuk memberi makan ternak sapi, membersihkan kandang serta memgolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan mengolah urine untuk NPK da prace elemen,” kata Inhendri yang mengawali karirnya sebagai guru.

Dalam menghadapi Lebaran Idul Adha 1443 H, kini Inhendri Abbas telah menstok sapi qurban untuk dijual kepada pengurus masjid atau musholla, maupun perorangan yang membutuhkan. Ia mengatakan, dari sapi yang ada sekarang sebahagian sudah dibooking pembeli, tinggal menunggu hari diantar ke lokasi.

“Walaupun sudah banyak yang laku, namun kita masih punya stok sekitar 50 ekor untuk dijual kepada pengurus masjid, musholla ataupun perorangan. Bagi yang butuh sapi qurban silahkan hubungi kami, dengan harga bervariasi mulai dari Rp.17,- juta,” kata Inhendri Abbas menambahkan.

Berbicara tentang kesehatan sapi, Inhendri mengatakan cukup terjamin, mengingat kebersihan kandang sapi tetap dipelihara, makanannya tidak hanya semata rumput, tetapi ditambah dengan pakan olahan berupa campuran sagu, bungkil tahu, ketela rambat dan lain-lain yang kaya protein.

Menurutnya, jika pengurus masjid atau perorangan membeli sapi sekarang, kita pakai harga sekarang dan biaya perawatan hingga hari H tidak dibebankan lagi. Bahkan kita antar sampai ke lokasi, sesuai dengan perjanjian tanpa dipungut biaya lagi.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here