<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SabanaKaba</title>
	<atom:link href="https://sabanakaba.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sabanakaba.com</link>
	<description>Sarana Berita Minang Kabau</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 12:16:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">240498565</site>	<item>
		<title>Sediakan Loket Informasi, Dinas PM PTSP Tangerang Berikan Kemudahan Pelayanan ATR/BPN</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/sediakan-loket-informasi-dinas-pm-ptsp-tangerang-berikan-kemudahan-pelayanan-atr-bpn/26801/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 12:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Propinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26801</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Tangerang&#8211;Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kota Tangerang dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyediakan loket informasi yang dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi secara cepat dan jelas sebagai langkah awal menuju ke proses kepengurusan selanjutnya. Di antara pengunjung loket ATR/BPN di Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Tangerang</strong>&#8211;Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kota Tangerang dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyediakan loket informasi yang dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi secara cepat dan jelas sebagai langkah awal menuju ke proses kepengurusan selanjutnya.</p>
<p>Di antara pengunjung loket ATR/BPN di Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang, Tia dan Lilis, mengaku sengaja datang untuk bertanya-tanya terkait sertipikat tanah warisan keluarga. Mereka memilih datang ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu karena dinilai lebih praktis dan mudah dijangkau dari rumahnya.</p>
<p>“Pelayanannya bagus, cepat, dan kita bisa langsung tahu harus ke mana. Penjelasannya dari petugas BPN juga jelas dan detail. Setelah dijelasin petugas BPN, habis ini kami antre di Dukcapil untuk urus KK,” ujar Lilis usai berkonsultasi di loket ATR/BPN.</p>
<p>Saat berkonsultasi, petugas layanan menjelaskan tahapan pengurusan yang perlu dipenuhi, termasuk kelengkapan dokumen seperti surat keterangan alih waris sebelum proses sertipikasi dapat dilanjutkan. Menurut kedua warga Tangerang ini, penjelasan dari petugas BPN disampaikan dengan jelas dan mudah dimengerti sehingga tahu langkah lanjutan apa yang perlu dikerjakan.</p>
<p>Hal serupa disampaikan Martin, seorang karyawan swasta yang datang ke MPP Kota Tangerang untuk berkonsultasi terkait proses balik nama sertipikat tanah. Karena baru pertama kali mengurus dokumen pertanahan, ia mengaku memilih datang ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu agar mendapatkan kepastian informasi mengenai syarat dan dokumen yang diperlukan.</p>
<p>Martin juga merasa MPP lebih efisien karena bisa mengurus beberapa hal dari instansi yang berbeda sekaligus dalam satu kunjungan. “Habis dari loket Bapenda, lihat ada loket ATR/BPN sekalian saya lanjut konsultasi. Tadi dijelaskan kebutuhan dokumennya apa saja, dicek juga apakah dokumennya sudah benar atau belum. Jadi lebih pasti sebelum lanjut mengurus ke Kantor Pertanahan,” katanya.</p>
<p>Konsep MPP sangat membantu masyarakat karena berbagai layanan tersedia dalam satu lokasi yang saling terintegrasi. Menurut Martin, model pelayanan seperti ini membuat proses administrasi menjadi lebih praktis dan efisien.</p>
<p>“Bagus sih. Kalau seperti ini sebenarnya harus ada juga di daerah lain karena masyarakat jadi tidak repot bolak-balik dan tempat layanannya juga berdekatan, penjelasannya juga jelas tadi petugas BPN-nya,” ungkapnya.</p>
<p>Di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang ini, loket ATR/BPN tersedia setiap hari Senin dan Kamis, mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Jadwal tersebut merujuk pada ketentuan dalam Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Tangerang dengan Kantor Pertanahan Kota Tangerang. (<strong>AR/CK</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Sering Dikejar-kejar Rentenir, Seorang Lelaki Paroh Baya Nekat Gantung Diri di Batu Paek Saruaso</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/diduga-sering-dikejar-kejar-rentenir-seorang-lelaki-paroh-baya-nekat-gantung-diri-di-batu-paek-saruaso/26797/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 01:45:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26797</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Tanah Datar—Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di lUhak Nan Tuo, seorang Lelaki paruh baya bernama Azisman alias Nando atau biasa di panggil Pak Uwo di temukan meninggal dalam keadaan leher terikat tali dalam Ruangan Kantor Pemasaran Perumahan bersubsidi, Batu Paek Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, Sabtu (30/05/2026) sekitar pukul 13.30 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SABANA KABA, Tanah Datar—Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di lUhak Nan Tuo, seorang Lelaki paruh baya bernama Azisman alias Nando atau biasa di panggil Pak Uwo di temukan meninggal dalam keadaan leher terikat tali dalam Ruangan Kantor Pemasaran Perumahan bersubsidi, Batu Paek Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, Sabtu (30/05/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.</p>
<p>Almarhum Nando ditemukan pertama kali oleh Gusril pemilik Lokasi Kantor pemasaran Perumahan tersebut, Gusril menemukan Korban dalam keadaan Tergantung dengan seikat tali di dekat pintu belakang Kantor Pemasaran Perumahan bersubsidi di Batu Paek.</p>
<p>Menyaksikan kejadian tersebut Gusril lansung lari keluar dan memberi tahu kepada Yondri yang berada di sekitar lokasi kejadian tersebut dan beberapa orang lainnya yang melihat serta melaporkan kejadian itu kepada Babinkhamtibmas Saruaso Rivi dan Babinsa Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Deni Supratman.</p>
<p>Bidan Desa Jorong Saruaso Barat Firdawati atau yang biasa dipanggil Taty meninjau langsung ke TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) untuk memastikan apakah memang betul korban telah meninggal dunia.</p>
<p>Istri Korban Webri Maryeni kepada awak media menjelaskan, Azisman atau Pak Uwo sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah, karena takut pulang disebabkan dicari para rentenir. Kuat dugaan korban nekat gantung diri terlilit hutang, “Ayah anak &#8211; anak sudah beberapa hari tidak pulang, karena takut di kejar-kejar rentenir,” tutur sang isteri.</p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>BACA JUGA : <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://sabanakaba.com/baru/kiprah-wartawan-mesin-ketik-tanah-datar-11-yusnaldi-jadi-wartawan-di-tanah-datar-menyita-beban-dan-menantang-mental/26789/">Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (11), Yusnaldi: Jadi Wartawan di Tanah Datar Menyita Beban dan Menantang Mental</a></span></strong></span></p>
<p>Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, karena sudah pasrah saja menerima ujian tersebut. Korban langsung saja bawa ke Sungayang, sesuai dengan lamat kampung Istrinya si korban.(<strong>WD</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (11), Yusnaldi: Jadi Wartawan di Tanah Datar Menyita Beban dan Menantang Mental</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/kiprah-wartawan-mesin-ketik-tanah-datar-11-yusnaldi-jadi-wartawan-di-tanah-datar-menyita-beban-dan-menantang-mental/26789/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 23:03:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Nan Tacelak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26789</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : WIRMAS DARWIS, SE Melaksanakan tugas sebagai wartawan dalam era Wartawan Mesin Ketik memang memiliki beban yang cukup berat, dengan perjuangan cukup menantang. Salah kaprah dalam menginformasikan berita masyarakat bisa-bisa mengundang kemarahan masyarakat itu sendiri, simak pengalaman Yusnaldi menjalani profesi kewartawanan dibawah ini. Peristiwa kelam bagi pendaki gunung Marapi pada 19 November 1999 kala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : WIRMAS DARWIS, SE</strong></p>
<p>Melaksanakan tugas sebagai wartawan dalam era Wartawan Mesin Ketik memang memiliki beban yang cukup berat, dengan perjuangan cukup menantang. Salah kaprah dalam menginformasikan berita masyarakat bisa-bisa mengundang kemarahan masyarakat itu sendiri, simak pengalaman Yusnaldi menjalani profesi kewartawanan dibawah ini.</p>
<p>Peristiwa kelam bagi pendaki gunung Marapi pada 19 November 1999 kala menewaskan empat orang siswa SMAN Batusangkar merupakan jejak langkah kewartawanan yang kurang mengenakan bagi saya.Saat itu, beberapa hari balik-balik ke posko di pinggang Marapi dalam tugas liputan hingga suatu malam yang dingin dan basah saya membuat kesalahan.</p>
<p>Hal ini terjadi saat bersilewerannya informasi yang beredar disana sehingga saya salah tulis.Paginya di Harian Mimbar Minang jadi headline Tut tewas di Marapi. Ini tentu membuat saya merasa bersalah dan cemas karena headline demikian hanya Harian Mimbar Minang, dan tak ada harian yang menyebutkan tewasnya korban di Marapi, kecuali temannya yang positif tewas dan ditemukan malamnya.</p>
<p>Saat itu saya bersama wartawan Padang Ekspres Angku Mustafa Akmal yang dapat info akurat, dan mengaku dapat informasi terakhir bahwa yang tewas itu bukan ia.Memang benar Tut ditemukan tewas setelah korban yang lainnnya ditemukan.Esoknya di Balai Wartawan ada informasi orang mencari saya hingga kemudian saya meneruskan liputan ke keluarga korban.</p>
<p>Untung saat itu ditemani Anton Yondra dari Haluan. Dimana ayah korban adalah gurunya juga, dan bisa menahan emosi massa untuk berbuat sesuatu untuk mencari saya.Jerih payah bolak-balik ke gunung Marapi dengan motor pribadi dan menumpang kendaraan dinas saat itu bersama sejumlah kawan, kami menerima belanja dari Pak Bupati Masdar Saisa senilai Rp. 150 ribu yang harganya sangat besar.</p>
<p>Sebagai anak muda yang siap pergi kemana-mana di Tanah Datar, kami bersama satu tim dengan Ni Linda, H Epi Gapuak, Masriwal, Mustafa Akmal, M. Mr. Tibb, Anton Yondra, Martias, dan sejumlah seniornya lainnya mengunjungi hampir seluruh pelosok Tanah Datar.</p>
<p><span style="color: #008000;"><strong>SELANJUTNYA HAL. 2</strong></span> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26789</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Darunnajah, Menteri Nusron: Iduladha Jadi Momentum Mempererat Kebersamaan</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/serahkan-hewan-kurban-ke-ponpes-darunnajah-menteri-nusron-iduladha-jadi-momentum-mempererat-kebersamaan/26786/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 11:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26786</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Jakarta—Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan hewan kurban dalam momentum Peringatan Iduladha 1447 H kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah pada Rabu (27/05/2026), di Ponpes Darunnajah, Jakarta. Ia menegaskan bahwa penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha sekaligus bentuk kepedulian sosial Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Jakarta</strong>—Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan hewan kurban dalam momentum Peringatan Iduladha 1447 H kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah pada Rabu (27/05/2026), di Ponpes Darunnajah, Jakarta. Ia menegaskan bahwa penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha sekaligus bentuk kepedulian sosial Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan.</p>
<p>“Mudah-mudahan di hari yang baik ini, penyerahan hewan kurban dapat mempererat kebersamaan antara Kementerian ATR/BPN, pondok pesantren, umara, dan ulama dalam memperhatikan serta melayani masyarakat. Kami berharap kita semua mampu melayani masyarakat dan menyejahterakan rakyat bersama-sama,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.</p>
<p>Hewan kurban yang diserahkan kali ini berasal dari partisipasi dan gotong royong keluarga besar Kementerian ATR/BPN, mulai dari Menteri, Wakil Menteri, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, hingga para pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Hewan kurban tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah ponpes dan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Ponpes Darunnajah yang penyerahannya diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Darunnajah, Sofwan Manaf.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN juga mewakili Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menyerahkan hewan kurban Presiden kepada Ponpes Darunnajah. Penyerahan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Presiden terhadap pondok pesantren serta masyarakat dalam momentum Iduladha 1447 H.</p>
<p>Menurut Menteri Nusron, momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan tersebut dapat terus dijaga demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Semoga Pondok Pesantren Darunnajah semakin menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi umat manusia. Sebagaimana janji Allah, segala sesuatu yang memberikan kemanfaatan bagi umat manusia niscaya akan bertahan di muka bumi,” pungkasnya.</p>
<p>Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Staf Khusus Bidang Manajemen Internal dan Transformasi Layanan Pertanahan, Syarif Syahrial; Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang selaku Ketua Panitia Kurban Peringatan Iduladha Tahun 1447 H, Farid Hidayat; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (<strong>SG/JR</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (10), Destia Sastra Wartawan Idealis dari Ranah Minang</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/kiprah-wartawan-mesin-ketik-tanah-datar-10-destia-sastra-wartawan-idealis-dari-ranah-minang/26782/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 00:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Nan Tacelak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26782</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : WIRMAS DARWIS, SE Perjuangan Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar dalam menekuni profesi wartawan memang cukup bervariasi, ada enaknya dan tak jarang pula mendapat ancaman dari berbagai pihak yang merasa tersenggol. Destia Sastra sebagai seorang wartawati di Luhak Nan Tuo, tidak luput dari ancaman pihak yang merasa “tasingguang puncak kadanyo”, simak ungkapan yang disampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : WIRMAS DARWIS, SE</strong></p>
<p>Perjuangan Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar dalam menekuni profesi wartawan memang cukup bervariasi, ada enaknya dan tak jarang pula mendapat ancaman dari berbagai pihak yang merasa tersenggol. Destia Sastra sebagai seorang wartawati di Luhak Nan Tuo, tidak luput dari ancaman pihak yang merasa “tasingguang puncak kadanyo”, simak ungkapan yang disampaikan dibawah ini.</p>
<p>Tanpa terasa sudah 29 tahun saya berkiprah dalam dunia jurnalistik yang dimulai dengan mesin ketik hingga saat ini mengunakan Android. Saya mulai terjun menjadi wartawan pada tahun 1996 dan bergabung dengan KMD Harian Haluan.Semua berawal dari TV Hitam Putih amak, saya yang ketika itu masih kecil suka menonton &#8220;Dunia Dalam Berita&#8221; yang disiarkan TVRI pada pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Program yang satu ini merupakan program berita andalan dari TVRI. Sesuai dengan namanya, program yang eksis sejak 20 Juli 1973 ini menyiarkan berita-berita interasional.</p>
<p>Melalui program Dunia Dalam berita saya menyaksikan berbagai kabar daerah, nasional dan internasional. Saya terkagum-kagum saat pembaca berita membacakan berita-berita yang sudah dipilih dan dipilah. Dari sekian banyak berita saya sering menyaksikan Menteri Penerangan Harmoko yang menyampaikan kabar tentang keberhasilan pembangunan.</p>
<p>TV Hitam Putih Amak itu mengantarkan saya bertemu wartawan KMD Haluan Tanah Datar seperti Mittiarni, Rini dan Elinisfa, saya juga akhirnya tahu lelaki berkacamata itu bernama Zulfikar Gatot, dan yang bekerja di Dinas Kesehatan Tanah Datar itu Darmi DH, ada juga Syafran Tamsa, Wirmas Darwis, Emrizal, Irwan Darwis, Nazirwan Ma&#8217;ani, M. Ilyas, Nazim Azis, Syafrinal dan masih banyak yang lainnya.</p>
<p><strong>Suka Duka Jadi Wartawan</strong></p>
<p>Bercerita tentang suka dan duka sebagai wartawan, bagi saya lebih banyak sukanya meski terkadang harus menghadang resiko, seperti diuber-uber preman, gara-gara berita pungli, atau dicari-cari ASN di Dinas Pendidikan karena menyorot kasus di instansi itu, bahkan tahun 2000 nyaris dipenjara karena menyoroti kasus judi ambuang yang diduga dibeking oleh oknum Polri.</p>
<p>Saya wartawan perempuan yang ditempatkan diposko kriminal, meski saya sudah menyampaikan keberatan, dari tiga orang wartawan Harian Sumbar Mandiri di Tanah Datar saya satu-satunya wartawan perempuan, tapi redaktur yang bertanggung jawab untuk berita Tanah Datar berpendapat lain, sehingga saya dipilih dan ditetapkan untuk berita-berita kriminal.</p>
<p>Kasus judi ambuang di salah satu sudut kampung ini mencuat saat ada orang sesumbar bahwa judi ambuang dibeking oleh oknum Polri, orang itu melanjutkan mobil dinas di institusi itu yang rusak diamuk masak di Kecamatan Salimpaung diperbaiki dari dana yang berasal dari arena judi itu.</p>
<p><span style="color: #008000;"><strong>SELANJUTNYA HAL. 2</strong></span> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Sungai Salak Berduka, Seorang Remaja Putra Ditemukan Meninggal Dunia dalam Luwak</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/masyarakat-sungai-salak-berduka-seorang-remaja-putra-ditemukan-meninggal-dunia-dalam-luwak/26778/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 12:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26778</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Tanah Datar—Seorang anak laki-laki Bintang Saputra (13 tahun) ditemukan meninggal dunia, setelah tenggelam dalam sebuah luwak (sumur air tanah) di Dusun Nan Kodok Jorong Sungai Salak Nwgari Koto Tangah Kecamatan Tanjung Emas, Jum’at (29/05%2026) pagi. Wali Nagari Sungai Salak Beni Hasbulah ketika dihubungi www.sabanakaba.com membenarkan, jika seorang warganya Beni Saputra ditemukan dalam keadaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Tanah Datar</strong>—Seorang anak laki-laki Bintang Saputra (13 tahun) ditemukan meninggal dunia, setelah tenggelam dalam sebuah luwak (sumur air tanah) di Dusun Nan Kodok Jorong Sungai Salak Nwgari Koto Tangah Kecamatan Tanjung Emas, Jum’at (29/05%2026) pagi.</p>
<p>Wali Nagari Sungai Salak Beni Hasbulah ketika dihubungi www.sabanakaba.com membenarkan, jika seorang warganya Beni Saputra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah luwak.“Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh orang tua laki-lakinya dan oleh pihak keluarga sudah dimakamkan tadi siang,” kata Beni Hasbulah lewat WA.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Tanjung Emas, Iptu Enditiarman, S.Pd.I, M.A bersama anggota juga melayat ke rumah duka, sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati yang mendalam terhadap keluarga korban.</p>
<p>Kehadiran jajaran Polsek Tanjung Emas sekitar pukul 09.00 WIB ini tidak hanya untuk menyampaikan rasa belasungkawa, tetapi juga sebagai wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momen kedukaan.</p>
<p>“Kegiatan melayat ini merupakan bentuk kepedulian serta ungkapan rasa duka cita kami yang mendalam dari keluarga besar Polsek Tanjung Emas kepada pihak keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kapolsek Tanjung Emas, Iptu Enditiarman, S.Pd.I, M.A seperti dikutip dari tbnews.sumbar.id.</p>
<p>Dalam prosesi pemakaman remaja malang tersebut, Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman mendapatkan kehormatan dan kepercayaan langsung dari pihak keluarga korban, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat untuk memimpin pembacaan doa pelepasan jenazah.</p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>BACA JUGA : <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://sabanakaba.com/baru/kiprah-wartawan-mesin-ketik-tanah-datar-9wirmas-darwis-se-dendam-kehidupan-membawa-berkah-jadi-wartawan-suatu-pilihan/26760/">Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (9),Wirmas Darwis, SE: Dendam Kehidupan Membawa Berkah, Jadi Wartawan Suatu Pilihan</a></span></strong></span></p>
<p>Prosesi takziah dan pemakaman ini turut dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kerabat dan warga setempat yang ikut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.(<strong>WD</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/serahkan-sertipikat-hak-pakai-untuk-lemhannas-ri-menteri-nusron-perkuat-kepastian-hukum-aset-negara/26775/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 12:09:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26775</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Jakarta—Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sertipikat Hak Pakai untuk Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) tepat pada momen perayaan 61 tahun Lemhannas RI yang berlangsung di Gedung Dwiwarna Purwa, Jakarta, Rabu (20/05/2026). Sertipikat tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily. “Kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Jakarta</strong>—Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sertipikat Hak Pakai untuk Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) tepat pada momen perayaan 61 tahun Lemhannas RI yang berlangsung di Gedung Dwiwarna Purwa, Jakarta, Rabu (20/05/2026). Sertipikat tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily.</p>
<p>“Kami menyerahkan sertipikat Hak Pakai kepada Gubernur Lemhannas RI sebagai wujud komitmen menjaga keamanan aset negara dan memperkuat tertib administrasi pertanahan demi mendukung ketahanan nasional yang berkelanjutan,” kata Menteri Nusron, usai menghadiri Syukuran dan Orasi Kebangsaan memperingati HUT ke-61 Lemhannas RI.</p>
<p>Sertipikat tersebut diberikan untuk tanah seluas 11.860 meter persegi yang berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat.Tanah tersebut diperuntukkan sebagai kompleks perkantoran Lemhannas RI, termasuk gedung utama yang menjadi pusat kegiatan strategis lembaga dalam menjalankan fungsi pendidikan, pengkajian strategis, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi para pemimpin nasional.</p>
<p>Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily, mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN dalam penyelesaian legalisasi aset tanah Lemhannas RI. Menurutnya, sertipikat tersebut bukan sekadar dokumen administratif, namun jadi bentuk nyata kepastian hukum atas aset negara yang strategis.</p>
<p>“Saya ingin memberikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri ATR/Kepala BPN, Bapak Nusron Wahid, yang telah memberikan dukungan dan kerja sama strategisnya dalam penyelesaian legalisasi sertipikat tanah Lemhannas RI,” ujar TB Ace Hasan Syadzily dalam sambutannya.</p>
<p>TB Ace Hasan Syadzily menyebut, setelah 61 tahun berdiri, dengan sertipikat tersebut kini aset utama Lemhannas RI telah memiliki kepastian hukum. Hal ini menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan Lemhannas RI sebagai institusi strategis negara.</p>
<p>Pada kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Lemhannas RI: Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh dan jajaran (<strong>GE/FA</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (9),Wirmas Darwis, SE: Dendam Kehidupan Membawa Berkah, Jadi Wartawan  Suatu Pilihan</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/kiprah-wartawan-mesin-ketik-tanah-datar-9wirmas-darwis-se-dendam-kehidupan-membawa-berkah-jadi-wartawan-suatu-pilihan/26760/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 22:42:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Nan Tacelak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26760</guid>

					<description><![CDATA[0leh : WIRMAS DARWIS, SE Jangan terlalu sedih dan kecewa, jika direndahkan oleh teman atau masyarakat lainnya, mana tahu dibalik pendakian ada penurunan. Asal ada usaha, Insya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan membukakan pintu rezki, simak perjalanqn hidup Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar yang satu ini, mudah-mudahan dapat memotivasi untuk berusaha lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>0leh : WIRMAS DARWIS, SE</strong></p>
<p>Jangan terlalu sedih dan kecewa, jika direndahkan oleh teman atau masyarakat lainnya, mana tahu dibalik pendakian ada penurunan. Asal ada usaha, Insya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan membukakan pintu rezki, simak perjalanqn hidup Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar yang satu ini, mudah-mudahan dapat memotivasi untuk berusaha lebih baik.</p>
<p>Terlahir sebagai anak “ Tukang Cendol” kadang kala terasa menyakitkan, meskipun tidak boleh disesali, karena kesemuanya itu kehendak dari Allah Yang Maha Kuasa. Kenapa tidak, ketika bersekolah di SMP Negeri Padang Ganting sering di ejek, direndahkan bahkan menjadi bahan tertawaan bagi teman-teman sekelas.</p>
<p>“Tabayak cindua waang beko atau tertumpah cendol kamu nanti,” demikian ucapan yang dilontarkan seorang teman saat istirahat, ketika saya duduk dibangku kelas II SMP. Sakit memang, tapi itulah sejarah kehidupan yang harus dilalui. Suka tidak suka, senang tidak senang itulah dinamika hidup yang harus dihadapi dengan tabah.</p>
<p>Sebagai seorang yang berada di lingkungan keluarga kurang mampu, hanya bisa berharap dan berusaha agar kehidupan masa depan lebih baik dari kehidupan orang tua. Salah satu jalan yang bisa ditempuh tentu harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, melalui pendidikan formal maupun non formal.</p>
<p>Tekad untuk menggapai pendidikan semaksimal mungkin ini sempat tertegun, ketika ayah jatuh sakit di kampung tercinta, yakni di Tanjuang Limau Asam Nagari Kacang Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Usaha jualan cendol yang sudah beralih kepada emak saya automatis berhenti. Namun demikian, saya berpikir usaha ini tidak boleh macet, harus tetap dilanjutkan, jika ingin tetap melanjutkan sekolah atau pendidikan.</p>
<p>Walaupun sifatnya sementara, terpaksa saya libur sehari dalam seminggu, karena harus berjualan, menggantikan orang tua, mengingat berjualan di balai atau pasar Talawi tidak bisa “Disambilkan” karena harus berangkat di pagi hari. Sementara untuk pasar Padang Gantiang, masih bisa dilakukan sepulang sekolah.</p>
<p>Begitu tamat SMP di Padang Gantiang, keinginan untuk melanjutkan pendidikan cukup tinggi, walau hanya emak yang akan membiayai. Saya bersekolah di Kota Padang, memilih SMA Adabiah di Simpang Kandang. Cukup memprihatinkan juga, karena harus berjualan rokok pulang sekolah, lantaran biaya bulanan yang dikirim melalui bus Dasrat saat itu hanya Rp.5.000,- pada hal untuk uang sekolah saja sudah Rp.1.500,-</p>
<p><span style="color: #008000;"><strong>SELANJUTNYA HAL. 2 </strong></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curi HP dan Uang di MTsN 04 Batu Taba, Seorang Pria Ditangkap Polisi Tanpa Perlawanan</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/curi-hp-dan-uang-di-mtsn-04-batu-taba-seorang-pria-ditangkap-polisi-tanpa-perlawanan/26761/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 14:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26761</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Tanah Datar—Polsek Batipuh Selatan Polres Padang Panjang mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di lingkungan sekolah. Seorang pelaku pencurian berinisial H (40 tahun) diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian dilaporkan oleh pihak sekolah, dalam operasi gerak cepat. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di lingkungan MTsN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Tanah Datar</strong>—Polsek Batipuh Selatan Polres Padang Panjang mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di lingkungan sekolah. Seorang pelaku pencurian berinisial H (40 tahun) diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian dilaporkan oleh pihak sekolah, dalam operasi gerak cepat.</p>
<p>Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di lingkungan MTsN 4 Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar. Kejadian pertama kali diketahui pihak sekolah yang kemudian melaporkan tindak pidana tersebut kepada SPK Polsek Batipuh Selatan melalui sambungan telepon WhatsApp sekitar pukul 08.50 WIB.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, personel SPK Polsek Batipuh Selatan yang sedang melaksanakan piket langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengecekan rekaman CCTV sekolah.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan CCTV, petugas mengidentifikasi pelaku pencurian yang diketahui berinisial H, warga Jorong Galanggang, Nagari Batu Taba.Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, personel SPK Polsek Batipuh Selatan yang didampingi Kepala Jorong langsung menuju kediaman pelaku sekitar pukul 09.40 WIB. Saat didatangi petugas, pelaku diketahui sedang berada di rumahnya dan langsung diamankan tanpa perlawanan.</p>
<p>Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap pelaku. Dalam keterangannya, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian tersebut. Setelah itu, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Padang Panjang dan diserahkan kepada SPKT serta Sat Reskrim Polres Padang Panjang guna proses penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi,S.I.K.,M.I.K. melalui Kapolsek Batipuh Selatan, Ipda Saiful Bahri,S.H.,M.H. mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk respon cepat kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.</p>
<p>“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak sekolah. Berkat kerja sama personel di lapangan serta dukungan rekaman CCTV, pelaku berhasil segera diidentifikasi dan diamankan. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Padang Panjang guna proses hukum lebih lanjut,” ujar IPDA Saiful Bahri, S.H., M.H.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya tindak pidana maupun hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.<br />
Sementara itu, Humas Polres Padang Panjang yang dihubungi media ini via WA mengabarkan, barang yang dicuri berupa 3 buah HP milik siswa MTsN 04 Batu Taba dan sejumlah uang, sehingga total kerugian diperkirakan Rp.8.605.000,-(<strong>TBSB/WD</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26761</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengukuran Pemecahan Sertipikat di Nagari Palangki, Kantor Pertanahan Sijunjung Percepat Kepastian Hukum Tanah</title>
		<link>https://sabanakaba.com/baru/pengukuran-pemecahan-sertipikat-di-nagari-palangki-kantor-pertanahan-sijunjung-percepat-kepastian-hukum-tanah/26754/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin SabanaKaba]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 04:21:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sabanakaba.com/?p=26754</guid>

					<description><![CDATA[SABANA KABA, Sijunjung—Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung, Kamis (21/05/2026) melaksanakan kegiatan pengukuran pemecahan sertipikat di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, dalam rangkaian memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Menurut Kasi Penataan Tanah Sijunjung Farah Hamudina Dewiyani, S.H kegiatan pengukuran ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemecahan bidang tanah guna [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SABANA KABA, Sijunjung</strong>—Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung, Kamis (21/05/2026) melaksanakan kegiatan pengukuran pemecahan sertipikat di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, dalam rangkaian memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.</p>
<p>Menurut Kasi Penataan Tanah Sijunjung Farah Hamudina Dewiyani, S.H kegiatan pengukuran ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemecahan bidang tanah guna menyesuaikan data fisik dan data yuridis sesuai kondisi di lapangan.</p>
<p>Petugas mengukur dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung turun langsung untuk melakukan pengukuran dan verifikasi batas bidang tanah bersama pemohon dan pihak terkait guna memastikan data yang dihasilkan diperiksa.</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan mengedepankan prinsip ketelitian, transparansi, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Selain melakukan pengukuran, petugas juga memberikan penjelasan kepada masyarakat tahapan dan prosedur pemecahan sertipikat agar proses administrasi pertanahan dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung yang dipimpin Muhammad Arief Suleiman, S.ST terus berkomitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung tertib administrasi pertanahan di wilayah Kabupaten Sijunjung.(<strong>KD</strong>)9</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26754</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
