Lebih lanjut, Vasco menekankan bahwa hal terpenting saat ini adalah penentuan zona aman di sekitar sinkhole. Dari perhitungan cepat, jarak aman sementara ditetapkan sekitar 50 meter dari titik sinkhole, meski angka tersebut masih bersifat sementara.
“Untuk hitungan cepat, jarak 50 meter itu lebih aman. Tapi nanti akan dihitung lebih detail lagi. Mudah-mudahan bisa ditemukan batas aman yang lebih dekat, tapi tetap keselamatan yang utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, kajian lanjutan akan dilakukan oleh Dinas ESDM bersama Badan Geologi, dan hasilnya akan diserahkan kepada Bupati Lima Puluh Kota sebagai dasar pengambilan kebijakan lebih lanjut.
“Nanti setelah hasil geologi secara keseluruhan keluar, baru Pak Bupati yang akan menentukan kebijakannya seperti apa,” katanya.
Meski masyarakat diizinkan untuk melihat langsung lokasi sinkhole, Vasco mengimbau agar warga tetap mematuhi batas pengamanan dan mengutamakan keselamatan diri.
Selain itu ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak mengaitkan fenomena alam tersebut dengan hal-hal mistis, apalagi bisa menyembuhkan penyakit. “Ini murni fenomena alam,” pungkasnya.(Hms/SK.01)






























