Dirjen KI Razilu : Kekayaan Intelektual Aset Penting Dapat Dorong Promosi, Distribusi dan Tingkatkan Daya Saing

0
620

SABANA KABA, Tanah Datar--Dirjen KI (Kekayaan Intelektual Razilu menekankan pentingnya kesadaran para pelaku usaha terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Menurutnya, kekayaan intelektual merupakan aset penting yang dapat mendorong promosi, distribusi serta meningkatkan daya saing produk lokal.

BACA JUGA : Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat, Menteri ATR/BPN Siap Dukung dalam Percepatan Sertipikasi Tanah

Hal tersebut dikemukakan Dirjen KI Razilu, ketika berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar yang disambut Bupati Eka Putra dan sejumlah pejabat lainnya di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Rabu (30/04/2025).

“Guna mendorong tujuan tersebut perlu dituangkan dalam bentuk perjanjian kerjasama melalui MoU antara Kanwil Kemenkum Sumbar dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar,” kata Razilu menambahkan.

Ia menyebut, pertama sekali yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah adalah melindungi Produk Lokal melalui skema Merek Kolektif. Merek Kolektif ini merupakan bentuk perlindungan salah satunya Songket Pandai Sikek, yang sudah diterbitkan logo KI dalam memasarkan produknya.

Razilu juga menyampaikan, perlindungan merek sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha sangat penting, terutama UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Perlindungan hukum atas merek tidak hanya menjaga hak ekonomi pemilik usaha, tetapi juga memperkuat identitas produk lokal yang menjadi kebanggaan daerah. Songket Pandai Sikek adalah salah satu aset budaya dan ekonomi yang harus kita jaga bersama. InsyaAllah dalam waktu dekat ini akan dipromosikan pada pameran Jenewa Swiss,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Eka Putra menyampaikan, selain produk UMKM yang sudah Go internasional yaitu Songket Pandai Sikek, diabadikan di uang kertas Rp 5000 edisi tahun 2001. Tanah Datar juga merupakan daerah pusat kebudayaan Minangkabau yang dikenal dengan sebutan Luhak Nan Tuo dan warisan budaya itu harus dikembangkan dan dilestarikan agar tetap terjaga kelangsungannya.(WD)