Laporan : Maizar Rangkuty
Saat kereta mulai jalan meninggalkan stasiun Tugu terasa kurang nyaman, terasa benar derak hantaman berat kereta dengan rel ditambah berisiknya bunyi sambungan antar gerbong. Kami pikir ketidaknyamanan ini tidak berlangsung lama.
Beberapa stasiun sudah dilewati jarum jam sudah melewati pukul 00,00 wib, namun bunyi derak derum kereta itu tidak pernah berhenti memecah kegelapan dan kesunyian malam sehingga beberapa diantara kami yang mengantuk tidak bisa tidur.
Di kereta itu tidak ada free air mineral, snack dan voucher makan malam yang mungkin bisa mengurangi pekak telinga karena brisiknya perjalanan malam itu.
Kamis 29/1 dinihari, pukul 01.55 wib kami sampai di stasiun Gambir Jakarta, dan inilah kelebihan kereta api, tepat waktu. Begitu turun dari kereta dan istirahat sambil menunggu Grab, hampir separuh peserta family ghatering ini serentak bilang kapok naik kereta api.
Mungkin keluhan itu wajar bagi mereka belum sempat membandingkan dengan naik kereta api lain di lain kesempatan. Bagi saya pengalaman naik kereta api kali ini jauh beda dengan naik kereta api beberapa waktu lalu dari Jakarta ke Kebumen menggunakan kereta eksekutif pergi dan pulang, sangat terasa nyaman sekali dan saat berhenti di beberapa stasiun bisa menikmati kuliner khas daerah stasiun setempat.
Lain lagi pengalaman menggunakan moda transportasi udara di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta). Menurut boking tiket pesawat Super Air Jet jadwal keberangkatan dari BIM pukul 15.30 wib, namun diberitahu perubahan jadwal menjadi pukul 12.50 wib atau 16.30 Wib.
Kemudian diberitahu lagi ada jadwal keberangkatan pukul 14.30 wib menggunakan pesawat Batik Air (Lion grup). Akibat perubahan jadwal/delay dapat kompensasi makanan dan beruntung pula kelebihan pelayanan Batik Air ada snack dalam penerbangan.
Untuk penerbangan dari Soeta ke BIM hari Minggu 1/2 kami boking tiket pukul 13.05 wib tapi setiba di Soeta diberitahu pesawat delay pada penerbangan sore. Setelah kami menghubungi contact centre Lion Air akhirnya kami dapat jadwal penerbangan pukul 13.50 wib.
Untung nomor WA salah seorang diantara kami, Irawaty, selalu terhubung dengan nomor WA contact centre Lion Air. Jadi kalau boking tiket ada baiknya kita terhubung dengan contact centre number WA maskapai penerbangan sehingga jika ada perubahan jadwal penerbangan kita diberitahu dan ditanya apakah kita setuju dengan jadwal yang ditawarkan dan kalau tidak setuju boleh pilih jadwal lain.
Soal mana yang enak naik kereta api atau bus di pulau Jawa?
Jawabannya ;
1. Pilih kereta api jika menginginkan kepastian waktu dan kenyamanan bergerak selama perjalanan dan ada baiknya cari referensi pilihan kereta api seperti Argo Bromo Anggrek, Argo Lawu, Sembrani, Argo Willis, Gajayana atau lainnya. Juga dapat tanyakan kepada teman yang sering naik kereta api.
2. Pilih bus jika mencari kemewahan kursi karena saat ini sejumlah bus tersedia sleper Sultan, rute yang tidak terjangkau kereta api dan harga tiket jauh lebih murah, sampai berbanding separuh dari harga tiket kereta api.(Tamat)






























