SABANA KABA, Tanah Datar—Akibat kemarau panjang yang melanda Kabupaten Tanah Datar dan semak belukar mudah terbakar, sejumlah kawasan hutan dan lahan di daerah ini pada kebakaran, sementara Mobil Unit Damkar (Pemadam Kebakaran) yang dimililiki Satpol PP dan Damkar Tanah Datar cukup terbatas sekali.
BACA JUGA : Gagal Total Curi Sepeda Motor, Seorang Terduga Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Datar melalui Kasi Keselamatan Bidang Damkar Dendi Rendoni dalam keterangannya kepada www.sabanakaba.com, Sabtu (19/07/2025) mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk ke Damkar ada sejumlah titik yang mengalami kebakaran cukup serius.
Lokasi kebakaran tersebut masing-masing pohon beingin di Jorong Koto Panjang Nagari Sungai Tarab Kecamatan Sungai Tarab, lahan di Nagari Simabur Kecamatan Pariangan, kawan hutan Rumah Pohon Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung, lahan sebanyak 4 titik di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan.
Kemudian, lahan di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, lahan di Ludai Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas, lahan rumpun bambu di Nagari Sawah Tangah Kecamatan Pariangan, lahan Nagari Batu Kecamatan Pariangan, lahan Guguak Gadang Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan serta Nagari Padang Pulai dan Badui Nagari Balimbiang Kecamatan Rambatan.
“Kecuali itu, ada lagi kebakaran di Jorong Kubang Landai Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, namun karena tidak aksed jalan tidak bisa dibantu pemadamannya,” kats Dendi Rendoni menambahkan.
Selain itu ada lagi 4 titik yang dilaporkan masyarakat, tetapu karena keterbatadansan kita belum bisa membantunya, mengingat kita hanya 5 armada Damkar, masing-masing di Mako Tanah Datar 2 unit , Lintau 1 unit dan Batipuh 1 unit.
Ia menghimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarang, tidak tidak nembakar sampah yang dapat menjalar ke lahan sekirarnya serta membuka kahan baru disertai pembakaran.(WD)






























