SABANA KABA, Tanah Datar—Prosesi pengambilan Api Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 berlangsung di Lapangan Sutan Suri Maharajo Dirajo, Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/09/2026).
Prosesi pengambilan api tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian menuju pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung tanggal 2 s/d 14 Oktober 2026. Api yang diambil dari Nagari Tuo Pariangan selanjutnya akan dibawa dalam kirab menuju daerah berikutnya sebelum akhirnya menuju Kota Padang untuk prosesi pembukaan.
Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus, S.Fil.I., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan serta berbagai pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap prosesi pengambilan Api PORPROV.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh undangan. Selamat datang dan selamat mengikuti rangkaian kegiatan di Pariangan,” ujar Hamdanus dalam sambutannya.
Menurut Hamdanus, pengambilan api di Pariangan memiliki makna yang lebih luas dari sekadar seremoni. Api tersebut menjadi simbol semangat yang akan menyatukan seluruh daerah di Sumatera Barat dalam pelaksanaan PORPROV XVI.Ia menegaskan, api tersebut harus dijaga agar tetap menyala dan menjadi simbol semangat olahraga Sumatera Barat.
“Kita ingin api ini terus menyala. Api ini kita jaga bersama sebagai simbol semangat untuk menyukseskan PORPROV Sumatera Barat,” ujar Hamdanus..
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi, S.STP., M.Si., mengatakan , dipilihnya Pariangan sebagai lokasi pengambilan api PORPROV Sumbar memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.”Prosesi ini merupakan penghormatan terhadap sejarah, akar budaya, dan nilai-nilai luhur yang ada di Pariangan,” ujar Abdurrahman Hadi.
BACA JUGA : Dukung Pelayanan PERINTIS 10 Hari, Kantor Pertanahan Sijunjung Besinergi dengan BKAD dan PPAT
Ia mengatakan, prosesi pengambilan api sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan olahraga dan menjadi momentum untuk memperkenalkan Nagari Pariangan kepada masyarakat yang lebih luas.”Api yang diambil dari Pariangan diharapkan membawa semangat pantang menyerah, sportivitas, persatuan, dan kesadaran bersama,” ujarnya.(WD)






























