Tendang Murid Dibawah Umur, Kasus Guru SD Dilimpahkan ke Kejari

0
288

Sabana Kaba, Pessel--Kepolisian Sektor (Polsek) Tarusan Polres Pesisir Selatan telah melakukan pelimpahan berkas perkara kasus penganiayaan kekerasan terhadap anak dibawah umur kekejaksaan negeri Painan, Rabu (17/10), setelah proses dipihak kepolisian dianggap selesai.

Kapolres Pessel AKBP Ferry Herlambang, S.I.k, melalui Kapolsek Tarusan IPTU MH Thamrin. SH.MM mengatakan, Kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur tersebut dialami oleh seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas V SD Negeri 30 Barung Barung berlantai Kecamatan Koto XI Tarusan.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa Tanggal 28 Agustus 2018 sekira pukul 09.30 Wib, yang bertempat di dalam Ruangan Kelas V SDN 30 Tarusan di Desa Baru Kenagarian Kampung Baru Korong Nan Ampek Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, dilakukan oleh tersangka RMS (49 tahun), seorang guru beralamat di Surantih.

“Sudah tahap satu, berkas perkara sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan dan pihaknya saat ini tinggal menunggu jawaban dari pihak Kejaksaan mengenai kelengkapan berkas. Apabila berkas dinyatakan lengkap, polisi tinggal melakukan tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti untuk disidangkan,” tambahnya.

Dijelaskan, adapun Saksi Korban Saudara Revan Sepriadi Panggilan Revan Padang (10 Tahun) juga, Pelajar SD Kelas V, Kampung Desa Baru Kenagarian Kampung Baru Korong Nan Ampek Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.

Tersangka melakukan perbuatannya tersebut, dengan cara menendang korban sebanyak 2 (dua) kali dengan menggunakan kaki kiri sebanyak 1(satu) kali sehingga mengenai bagian perut korban, dan menggunakan kaki kanan sebanyak 1 (satu) kali sehingga mengenai bagian punggungnya, yang mengakibatkan korban mengalami rasa sakit pada bagian perut dan bagian punggung.

“Sebagaimana yang dimaksud dalam Rumusan Pasal 76 C UU No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” Jelasnya Kapolsek.

Kapolsek Tarusan IPTU MH Thamrin menceritakan Kronologis kejadian tersebut, berawal pada hari Selasa Tanggal 28 Agustus 2018 sekira pukul 09.30 Wib, disaat ada kunjungan bidan Retmayogi Srihartati Amd.Keb dan Usmalina dan Marleni Amd.Keb Sedang berkunjung ke SDN 30 Tarusan di Kampung Desa Baru Kenagarian Kampung Baru Korong Nan Ampek Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.

Kegiata tersebut dalam rangka melaksanakan tugas pemberian obat cacing kepada anak murid sekolah dasar khususnya diwilayah kerja Puskesmas Barung-Barung Balantai dan disaat Saksi-saksi Retmayogi, Usmalina dan Marleni masuk kedalam ruangan kelas V SDN 30 Tarusan dan diikuti oleh RMS, yang pada saat itu murid kelas V SDN 30 Tarusan tersebut sedang dalam proses belajar mengajar dengan Wali kelas V SDN 30 Tarusan Sri Rahmanita (38 Tahun).

Kemudian Tersangka langsung berbicara kepada murid-murid kelas V SDN 30 Tarusan tersebut kalau sekarang ada pemberian obat cacing dari puskesmas, dan ternyata ada sebagian murid-murid tersebut yang tidak membawa air minum kemudian RMS menyuruh Rahmanita untuk mengambil air minum diruangan guru.

Setelah Rahmanita pergi keruangan guru untuk mengambil air minum dan saat itu Revan Sepriadi meminta izin kepada RMS untuk buang air kecil ke WC, dan Revan Sepriadi langsung berlari hendak keluar dari ruangan kelas menuju WC. Namun, disaat itu Revan Sepriadi berlari kemudian RMS langsung menendang korban sebanyak 2(dua) kali dengan menggunakan kedua belah kakinya sehingga mengenai bagian perut dan bagian punggung korban, kemudian Sikorban kembali ketempat duduknya semula sambil menangis menahan sakit yang dialaminya.

Karena menahan rasa sakit, dan Saksi Retmayogi, Usmalina dan Marleni pemberian obat cacing kepada murid-murid SDN 30 Tarusan dan selesai pemberian obat cacing tersebut saksi langsung pergi keruangan kelas VI SDN 30 Tarusan.

“Perkara No.SPDP/02/IX/2018/Reskrim Tgl 27 September 2018, sudah kami limpahkan ke kejaksaan negeri Painan, R/30/X/2018/sek trs. tanggal 17 Oktober 2018,” tutupnya Kapolsek.(ED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here