Terlibat Peredaran Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Bakal Susul Suami ke Penjara

0
2082

Sabana Kaba, Sumut—Satres Narkoba Polres Labuhan Batu menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial JS (33 tahun) warga Dusun Kampung Baru Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Labuhanbatu Utara, karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu.

BACA JUGA : Kabar Covid 19 Tanah Datar, Hari Ini 32 Orang Warga Terkonfirmasi Positif Corona

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu membenarkan, jika pihaknya telah menangkap seorang wanita berstatus ibu rumah tangga berinisial JS yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang jahit.

“Wwarga Dusun Kampung Baru Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Labuhanbatu Utara ini terlibat dalam peredaran narkoba sabu dengan barang bukti narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu berat bruto 2 Gram,” ucapnya.

Dijelaskan, tertangkapnya tersangka ini diawali dengan adanya informasi dari masyarakat dan postingan di media sosial. Kemudian selama sepekan dilakukan penyelidikan dan akhirnya dapat ditangkap hari Sabtu 5 Juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB, setelah anggota berhasil melakukan under cover buy.

Menurut Kasatres Narkoba, tersangka berperan sebagai tempat penitipan 2 paket narkoba sebanyak 2 gram setiap minggunya seharga Rp 650.000,- hingga Rp.700.000,- dan oleh tersangka menjualnya seharga Rp 950.000,- hingga Rp. 1,- Juta, sehingga mendapat keuntungan Rp.350.000,- hingga Rp. 400.000,- setiap minggunya.

“Kegiatan berdagang barang haram ini sudah dijalaninya selama sebulan. Sementara terhadap yang diduga pemasok barang masih ditindak lanjuti dengan penyelidikan karena sistemnya dititipkan dan tidak dikenal orangnya,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, penangkapan tersangka ini secara kemanusiaan kami harus berikan perhatian kepada 3 orang anaknya yang masih kecil dan bersekolah, sementara suaminya sudah di vonis selama 9,3 tahun penjara dalam perkara narkoba juga dan sekarang menjadi warga binaan di Lapas.

“Nanti kami akan kami komunikasikan dengan keluarga ibuk ini, mengingat sementara yang mengurus anak anaknya adalah tetangganya, apabila dari keluarga tidak berkenan kami akan carikan pesantren dan kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Labuhan Batu Utara,” tambahnya seperti dikutip dari Tribrata News Sumut.

Ia menghimbau kepada warga masyarakat sesulit apapun dalam himpitan ekonomi tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba karena dilarang undang undang. Terhadap JS dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here