Usai Terjadi Bentrok Berdarah, Polisi Tetapkan 17 Tersangka dan 1 Saksi

0
1581

“Orang-orang suruhan itu datang bawa senjata tajam seperti samurai, parang dan senjata tumpul. Mereka mau masuk ke kebun kami tidak bolehkan, habis itu brutal,” papar Sri.

Menurut Sri, orang suruhan itu datang mengusir petani di lahan ulayat Desa Terantang. Dia mengatakan, kejadian itu terkait masa jabatan ketua koperasi yang sudah habis.

“Sudah habis jabatannya 10 tahun, tapi dia tidak terima ada kepengurusan baru,” ucapnya.

Menurut Sri, tujuan kedatangan puluhan orang itu ingin menguasai lahan dan mengusir masyarakat setempat. “Yang diserang itu, anak-anak dan perempuan,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kampar, sebanyak 14 orang menjadi korban luka pada bentrok berdarah tersebut. Pada korban sudah dibawa ke rumah sakit dan divisum di RS Bhayangkara Pekanbaru.

Korban didominasi perempuan, dan 6 orang laki-laki. Diantaranya ada dua orang yang telah berusia 59 tahun dan ada yang masih di bawah umur.(SK.01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here