DSABANA KABA, Tanah Datar—Pemerintah Nagari (Pemnag) Tambangan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di aula kantor wali nagari setempat, Kamis (24/09/2026) untuk menetapkan RKP tahun 2027 dan DU RKP tahun 2028.
Musrenbang tersebut dibuka dan ditutup secara resmi oleh Wali Nagari Tambangan Afrinal Dt.Talanai, dihadiri Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Drs.Eriza Nur, M.Si, Forkopinca X Koto, Ketua BPRN dan anggota, Ketua KAN dan anggota, Lembaga Unsur dan undangan lainnya.

Kegiatan Musrenbang diawali dengan penyampaian laporan oleh Sekretaris Nagari Tambangan Zam Zam Khairani selaku Ketua Pelaksana. Selain menyampaikan dasar hukum pelaksanaan Musrenbang juga disebut proses jelang penetapan RKP, baik diskusi kelompok dalam Musnag, verifikasi sehingga bisa terlaksana Musrenbang.
Wali Nagari Afrinal Dt.Talanai dalam kesempatan itu mengangkat isu strategis tentang Nagari Tambangan yang sempat dilanda bencana alam beberapa waktu lalu. Meskipun sebahagian sudah diperbaiki, namun masih banyak yang perlu dibenahi agar kehidupan masyarakat dapat kondusif seperti sebelum terkena bencana.
Pembangunan fisik berupa inrastruktur jalan, jembatan dan sawah wsrga yang tertimbun pasir atau tanah masih ada yang perlu dibenahi atau dibangun. Kesemuanya itu jelas membutuhkan dana yang tidak sedikit yang tidak mungkin dengan dana desa yang ada di APB Nagari.
“Kami kepada Bapak Bupati Tanah Datar melalui Bapak Staf Ahli agar segala bentuk DU RKP yang telah disepakati melalui Musnag dan Musrenbang dapat dipenuhi, agar masyarakat dapat hidup seperti biasa kembali,” kata Wali Nagari Afrinal menambahkan.
Sementara Staf Ahli Eriza Nur sangat menghargai perjuangan Wali Nagari dan jajaran bersama BPRN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Persoalan sekarang, kita sedang dihadapkan keterbatasan dana yang harus melakukan efisiensi, sehingga Dana APBD Tanah Datar juga cukup terbatas untuk membiayai pembangunan.
“Namun demikian, Bapak Bupati Eka Putra tidak tinggal diam, beliau sekarang sibuk ke Jakarta menemui para menteri untuk meminta kegiatan yang bisa dibaea ke Kabupaten Tanah Datar. Sebagai contoh sudah ada pembangunan jembatan dan lain-lainnya,” ujar Staf Ahli.(WD)





























