Covid 19 Mereda, Budaya 3 M Tetap Menjadi Kebiasaan dalam Kehidupan

0
356

Sabana Kaba, Tanah Datar—Meskipun hari ini Kamis 22 Oktober 2020 tidak ada warga Kabupaten Tanah Datar yang terkonfirmasi positif Covid 19, namun semangat untuk membudayakan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) tidak boleh kendur atau tetap menjadi kebiasaan dalam kehidupan.

BACA JUGA : Wawako Zohirin Sayuti : Jangan Jadikan Sawahlunto Zona Merah Lantaran Libur Panjang
H
“Alhamdulillah sampai siang ini, Tanah Datar tidak ada penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid 19, sementara sembuh bertambah 1 orang. Mudah-mudahan ke depan kondisi bisa bertahan sehingga Tanah Datar bisa turun ke zona kuning dan hijau,” sampai Kepala Dinas Tanah Datar melalui Kabid P2P Roza Mardiah kepada awak media, Kamis (22/10).

Lebih lanjut Roza mengatakan, meskipun kasus positif Virus Corona mereda, namun Budaya 3 M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak harus sudah menjadi kebiasan baru untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data yang masuk dari Laboratorium yang memeriksa swab Covid 19, 1 orang sembuh tersebut yakni Laki-laki, umur 58 tahun, pekerjaan pensiunan dengan alamat Jorong Koto Baru Batu Basa Kecamatan Pariangan.

Roza menambahkan, berdasarkan hasil konsolidasi data di tingkat provinsi ada perpindahan data 3 orang konfirmasi positif Tanah Datar ke daerah lain yakni 1 orang masuk data Kabupaten Pasaman dan 2 orang masuk data Kota Padang Panjang.

Dengan ada perubahan itu, rekapan sampai hari ini yaitu , akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 323 orang yang terdiri dari 3 orang dirawat di RSUD Pariaman, 2 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 8 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang dan 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang.

Selanjutnya 5 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 1 orang dirawat di RS Unand Padang, 14 orang karantina di PPSDM Baso, 2 orang karantina di Padang Panjang, dan 83 orang isolasi mandiri, 191 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia 10 orang. Sementara Suspek 21 orang, Probable 2 orang dan pelaku perjalanan 26 orang.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here