Wali Nagari Tasman mengakui, jembatan yang dibangun darurat ini belum bisa diandalkan, karena hanya menggunakan pohon bambu, baik bantalannya maupun lainya. Tentu kita berharap, kedepan pihak Dinas PUPR dan Pertanahan Tanah Datar dapat membangunnya kembali.
“Sebagai langkah awal untuk membangun kembali, pihak Dinas PUPR dan Pertanahan Tanah Datar sudah meninjaunya ke lokasi, mudah-mudah harapan masyarakat untuk dapat membangun kembali dapat terealisasi,” kata Tasman mengakhiri.(WD)






























