Sabana Kaba, Tanah Datar—Dinas PUPR dan Pertanahan Tanah Datar memberikan penjelasan tentang pembangunan jembatan Labuah Lintang di Jorong Kota Nagari Tepi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara yang tak kunjung diperbaiki.
Baca juga : Lahirkan Tiga Bupati Tanah Datar, Tepiselo Masih Miliki Jembatan Darurat
Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan Tanah Datar melalui Kabid Bina Marga Refdizalis menjelaskan, dari hasil survey yang dilakukan, jembatan tersebut adalah polongan lama dengan gorong-gorong beton, sekarang kondisinya rusak berat /amblas sehingga tidak dapat dilewati oleh kendaraan.
Pada tahap awal dilakukan penanganan dengan pemasangan Armco melalui dana pemeliharaan rutin jalan tahun anggaran 2019, namun disebabkan potensi debit air yang melalui polongan tersebut cukup besar dan dilalui aliran sungai, maka disarankan pembangunan jembatan baru yang membutuhkan anggaran Rp. 250,- juta.
“Mengingat kerusakan tersebut akibat bencana alam, maka diusulkan pembangunan jembatan melalui BTT (Belanja Tak Terduga) APBD tahun 2020 dan sudah mendapat persetujuan Bupati Tanah Datar, jika sudah selesai tahapannya akan segera ditenderkan pada April 2020 ini,” kata Refdizalis menutup penjelasannya.(WD)