Kiprah Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar (7), Mittiarni: Jadi Wartawan Itu Asyik

0
92

Oleh : WIRMAS DARWIS, SE

Dari sejumlah wartawan yang masuk kategori Wartawan Mesin Ketik Tanah Datar Luhak Nan Tuo, Mittiarni, S.Pd, MM merupakan salah seorang wartawati yang termasuk produktif dan sering menulis artikel yang mengedukasi masyarakat. Kini Kepsek SD Negeri 02 Labuah Kecamatan Lima Kaum ini masih tetap menulis, dengan media yang berbeda, simak perjalanan hidupnya untuk menjadi wartawan di Tanah Datar.

Siang itu ditahun 1986. Kabar baik menyapa ruang waktu yang telah lama kunantikan, yaitu pengumuman peserta terbaik pada Pelatihan Wartawan Cilik.Pelatihan itu yang diadakan oleh sekolahku SMA Gunung Talang Kabupaten Solok bekerjasama dengan Surat Kabar Harian HALUAN selama tiga hari.

Agus Usman adalah wartawan senior yanig dijadikan narasumber oleh guru bahasa indonesiaku waktu itu, bapak Wandra Ilyas.Dihari ketiga saat penutupan namaku, Mittiarni disebutkan sebagai penulis terbaik dengan judul tulisanku waktu itu adalah ”Aku Ingin Menjadi Wartawan”.

Tulisan itulah yang mengantarkan aku sampai di aula gedung Surat Kabar Harian Haluan lantai tiga, Jalan Damar nomor 11 Padang sebagai peserta Pelatihan Wartawan Cilik Tingkat Sumatera Barat yang diadakan oleh Surat Kabar Harian Haluan tersebut selama satu hari penuh.Pelatihan Sehari itu juga yang mempertemukan aku dengan seseorang bernama Benny Aziz.

Berperawakan besar tinggi dan hitam dengan suara keras, tegas, disiplin tinggi serta mempunyai kecerdasan diatas rata-rata, membuat semangat menulisku menjadi terasah. Bersama beliau aku jadi wanita kuat, pemberani dan pintar dilapangan.

Aku diberi kesempatan untuk bergabung dengan wartawan cilik lainnya dikota Padang seperti Hasnah Candra Dewi, Frislidya, Wisma Suryanti dan lainnya.
Setelah kuliah di Padang tahun 1990 aku dipercaya bergabung dengan Koran Masuk Desa ( KMD) Padang Pariaman bersama om Zulfahmi Zess.

Bergabung selama dua tahun disana. Tahun 1992 SK sebagai Guru Sekolah Dasar mengantarkan seorang Mittiarni bergabung dengan KMD Tanah Datar dibawah asuhan Bapak Indra Merdy.

SELANJUTNYA HAL. 2