Wisata Alam Kapalo Banda, Sangat Cocok Dijadikan Sebagai Tempat Berkunjung di Hari Libur

0
60

SABANA KABA, 50 Kota—Berkunjung ke Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat belumlah lengkap, jika tidak berkunjung ke Wakanda ( Wisata Alam Kapalo Banda ) yang terletak di Nagari Taram Kecamatan Harau, karena kawasan ini punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan alam, kuliner naik off road dan lain-lain.

Kapalo Banda Nagari Taram merupakan salah satu nagari / desa yang tergabung dalam klaster destinasi wisata yang memiliki potensi pengembangan yang sangat pesat. Secara Geografis Kapalo Banda hanya berjarak ±10 km dari objek wisata Lembah Harau berjarak ±8 km dari Jalan Utama Provinsi yang merupakan Destinasi Unggulan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain itu Kapalo Banda Taram secara geografis berada pada dataran rendah dengan suhu agak dingin, sehingga tidak mengherankan, jika tempat ini dijadikan untuk beristirahat dan melupakan kesibukan dalam bekerja sehari – hari bagi Wisatawan. Ada beberapa pilihan menarik di Kapalo Banda Taram, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Seperti namanya Kapalo Banda atau Hulu Tali Bandar, objek wisata ini memanfaatkan bendungan sungai yang di sekitarnya adalah kawasan hutan yang asri. Kapalo Banda itu sendiri adalah pertemuan dua buah sungai yang mengalir di kawasan hutan yang di bendung, air sungai itu sebagai sumber kehidupan utama masyarakat Taram.

Biasanya air ini dimanfaatkan untuk pertanian, perikanan maupun mandi dan keperluan lainnya. Namun sejak sekitar sepuluh tahun terakhir ini objek wisata Kapalo Banda Taram sudah memberikan keuntungan baru bagi masyarakat setempat. Dengan dijadikannnya tempat sebagai objek wisata, jelas telah meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kunjungan wisatawan yang cukup ramai di hari libur (Sabtu dan Minggu) telah menumbuhkan usaha kuliner yang cukup banyak, dengan berbagai pilihan makanan dan minuman berupa gorengan, aneka mie, ketan durian, kue donat dan minuman lainnya.

Berkunjung ke Kapalo Banda, anda tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam, mengingat setiap pengunjung hanya dikenakan uang restribusi Rp.5.000,- perorang dan ongkos parkir juga tidak dipatok seperti kebanyakan objek wisata lainnya.

BACA JUGA : Kelok Sikumbang Kembali Minta Korban, Mobil Avanza Masuk Jurang dan Satu Orang Luka Ringan

Jika menaiki off road, menurut warga setempat kepada www.sabanakaba.com yang berkunjung kesana Minggu (13/09/2026) hanya antara Rp.500.000,- s/d Rp.800.000,- untuk empat orang, tergantung jauh atau dekatnya reute yang dilewati.(WD)