Dana Hibah dan Bansos Meningkat, Hanura Minta Kebutuhan Wajib Jangan Terabaikan

0
235

Sabana Kaba, Tanah Datar—Fraksi Hanura DPRD Tanah Datar mempertanyakan Dana Hibah dan Bantuan Sosial pada Rancangan Peraturan Daerah tahun 2020 mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sehingga meragukan apakah Dana Kebutuhan Wajib dan Pilihan telah terpenuhi, karena ini menyangkut pelayan dasar.

Hal tersebut dikemukakan Fraksi Hanura melalui juru bicara M.Haikal, SH, ketika menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Saidani, dihadiri Sekda Tanah Datar Irwandi, Kamis (14/11).

Dikatakan, pada RAPBD tahun 2020 dianggarkan Belanja Hibah Rp.36,125 Milyar dan Bantuan Sosial Rp.6,424 Milyar lebih, apakah telah terpenuhi anggaran untuk urusan pemerintahan yang bersifat wajib, baik yang menyangkut pelayanan dasar maupun yang bukan pelayanan dasar dan pilihan, sesuai dengan kewenangan daerah.

Sejalan dengan itu Fraksi Perjuangan Golkar dengan juru bicara Dedi Irawan, juga menyoroti masalah Dana Hibah dan Bantuan Sosial. Menurut Fraksi tersebut, kedua jenis dana ini jangan sampai digunakan untuk kepentingan politis maupun individu.

Sementara Fraksi Demokrat dengan juru bicara Syafril, SH mengangkat permasalahan tentang dana yang digunakan untuk pembenahan objek wisata Istano Basa Basa Pagaruyung cukup banyak, sementara kami melihat di lapangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selalu menurun dari tahun ke tahun.

Fraksi PAN dengan juru bicara Zulli Rustam menyoroti tentang kondisi usaha di Kecamatan Tanjung Baru. Untuk diketahui Pemda Tanah Datar ada perusahaan buah-buahan yang bergerak dibidang pengolahan buah manggis mengurus izin di Kabupate 50 Kota, sementara gudangnya berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar.

Kecuali itu, ikut memberikan Pemandangan Umum Fraksi PKS dengan juru bicara Abu Bakar, LC, Fraksi Gerindra dengan juru bicara Zulfa Hutri, Fraksi PPP dengan juru bicara Zulhadi serta Fraksi Nasdem dengan juru bicara Adrijinil Simabura.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here