Hancur Dihantam Banjir Bandang, Mahkamah Agung Peduli Bangun dan Resmikan Surau Tigo Batua

0
630

SABANA KABA, Tanah Datar–Surau Tigo Batua di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar yang sempat hancur dihantam galodo atau banjir bandang beberapa waktu lalu, kini kembali berdiri dengan lebih megah, setelah mendapat bantuan dari Mahkamah Agung Peduli.

BACA JUGA : Terima Kunjungan P3N Lemhannas RI, Wamen Ossy Sampaikan Peran Kementerian ATR/BPN dalam Hilirisasi

Surau yang megah tersebut diresmikan oleh Ketua Muda Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. Yulius, SH. MH. ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penguntingan pita, Selasa (10/06/2025), di Lokasi Surau bersangkutan.

Ketua Muda Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. Yulius, SH. MH. Dalam kesempatan tersebut berharap kepada masyarakat untuk senantiasa meramaikan Surau tersebut, dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Mudah-mudahan masyarakat dapat memanfaatkan Surau Tigo Batua sebagaimana fungsinya. Sebagai bentuk rasa syukur kita, ramaikan Surau ini dengan berbagai kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Prof. Dr. H. Yulius, SH. MH. menjelaskan, pembangunan Surau Tigo Batua itu adalah bentuk kepedulian Mahkamah Agung yang anggarannya berasal dari para Hakim yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Berdirinya Surau Tigo Batua ini berawal dari pengalangan dana secara internal Mahkamah Agung Peduli. Alhamdulillah, Mushalla yang berdiri saat ini dibangun lebih besar dari Mushalla yang sebelumnya telah rusak akibat bencana alam,” ujarnya.

Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, SE. MM. selaku Tokoh Masyarakat Parambahan mengatakan Surau Tigo Batua berdiri di atas tanah milik salah seorang warga yang telah menghibahkannya secara sukarela sejak beberapa waktu lalu

“Kunjungan dari jajaran Mahkamah Agung dalam suasana bencana alam beberapa waktu lalu, dari sanalah awal gagasan untuk membangun Surau Tigo Batua bagi masyarakat. Inilah bukti, semangat kebersamaan dalam upaya membangun daerah,” ujarnya.(WD)