Kenapa Mereka Terjerat Narkoba, Ini Penjelasan Kasatres Narkoba AKP Yaddi Purnama, SH

0
1311
Kasatres Narkoba Polres Tanah Datar AKP Yaddi Purnama, SH dihadapan lima tersangka narkoba

Sabana Kaba, Tanah Datar—Permasalahan Narkoba dikalangan generasi muda dan masyarakat pada umumnya memang menjadi suatu dilema yang tak pernah tuntasnya, walaupun kita membaca di mass media hampir tiap hari polisi melakukan penangkapan. Ada kesan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika tidak bisa mengatasi masalah.

BACA JUGA : Jalani Bisnis Haram, Penadah Truk Curian Ditangkap Polisi

Pernyataan semacam ini pernah diungkapkan Anggota DPRD Tanah Datar Abu Bakar bahwa menangkap pemakai atau pengedar tak bisa menghentikan kegiatan penyalahgunaan narkoiba ditengah-tengah masyarakat, jika tidak bandar utamanya yang ditangkap.

“Di kampung saya di Simawang sana, hari ini ditangkap satu orang sekitar beberapa hari kemudian ditangkap lagi dua orang. Berarti dengan ditangkapnya satu tidak membikin yang lain untuk menggeluti pekerjaan haram ini,” kata Abu Bakar Fraksi PKS ini dalam satu acara Musrenbang Kecamatan belum lama ini.

Ketika digelar acara Konfrensi Pers di ruang lobi Mapolres Tanah Datar Rabu (21/04/2021), hal senada juga mencuat kepermukaan. Dalam tempo 14 hari atau dari tanggal 30 Maret s/d 12 April 2021 dilaksanakan Operasi Antik Singgalang 2021, setidaknya Satres Narkoba Polres Tanah Datar menangkap 5 orang pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kasatres Narkoba Polres Tanah Datar AKP Yaddi Purnama, SH ketika menjawab pertanyaan www.sabanakaba.com seputar penyebab terjeratnya generasi muda dan masyarakat dalam lingkaran setan ini mengatakan, pada awalnya mereka itu mengenal narkoba lantaran pergaulan dengan orang yang sudah masuk didalamnya.

“Penyebab lainnya bisa saja lantaran prustasi tidak kunjung mendapat pekerjaan tetap, sementara kebutuhan kehidupan terus terus menuntut untuk dipenuhi. Ketika ada yang menawarkan bisnis haram ini, yang bersangkutan tergiur untuk mendapatkan uang banyak,” kata Kasat Yaddi Purnama menambahkan.

Ia menyebutkan, dari lima orang yang ditangkap selama Operasi Antik Singgalang 2021, banyak diantaranya pemain lama yang sudah merasakan pahit getirnya hidup dalam penjara, meskipun ada sebahagian pendatang baru.

Sementara itu, salah seorang dari staf Satres Narkoba Polres Tanah Datar mengungkapkan, bila seseorang sudah kecanduan dengan Narkotika, jika tidak punya uang untuk membelinya, maka yang bersangkutan akan diperalat oleh pengedar lainnya untuk menjual barang haram ini, tentu saja dengan kesepakatan mendapat imbalan dari jasa tersebut.

“Jadi tidak mengherankan, jika ada pemakai merangkap pengedar, karena untuk kdapat mengkonsumsi narkoba tersebut ia harus bisa menjual terlebih dahulu, untuk mendapat upah yang kemudian dibelikan pula ke narkoba untuk digunakan sendiri,” tambahnya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here