Luar Biasa, Kepala Perpustakaan Nasional Resmikan Gedung Pustaka Senilai Rp.9,5 M

0
744

Sabana Kaba, Tanah Datar–Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando meresmikan pemakaian Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar, Kamis (21/01/2021) secara Virtual dari Jakarta.Gedung yang berlokasi didepan SMAN 1 Batusangkar ini dibangun cukup megah berlantai tiga, dengan biaya Rp.9,5 Mikyar.

BACA JUGA : Edarkan Uang Palsu, Pemuda Berambut Pirang Nyerah Ditangkap Polisi

Kepala Perpustakaan Nasional M.Syarif Bando dalam kesempatan itu mengatakan, perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca dan cari buku saja, namun di abad 21 saat ini perpustakaan berperan sebagai sarana penyebar ilmu pengetahuan kepada seluruh masyarakat di Indonesia.

“Oleh karena itu menurut UNESCO, kegemaran membaca adalah yang menjadi acuan pertama dalam mengukur Sumber Daya Manusia,” katanya menambahkan.

Dikatakan, apresiasi dan kebanggaan atas keberhasilan Pemkab Tanah Datar yang telah membangun gedung perpustakaan yang megah dan representatif menjadi bukti dukungan Pemkab Tanah Datar terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk membaca.

“Tentunya diharapkan ke depan, sarana ini juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan sinergisitas dan kerjasama antara Pemkab Tanah Datar dengan Pemprov Sumbar dan juga Perpustakaan Nasional,” sampainya.

Sementara Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kesediaan kepala Perpustakaan Nasional untuk meresmikan gedung Perpustakaan Daerah Tanah Datar walau secara virtual.

“Alhamdulillah, walau sempat 2 kali tertunda, akhirnya hari ini bisa kita laksanakan peresmian gedung ini oleh Bapak Kepala Perpustakaan Nasional, semoga ini menjadi awal yang baik bagi perpustakaan ini ke depannya,” sampai Zuldafri.

Sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Datar Erizal Ramli melaporkan, perpustakaan yang menelan biaya Rp.9,5 Milyar untuk pembangunan yang dimulai dari tahun 2017 lalu itu dilaksanakan karena bangunan perpustakaan sebelumnya sudah tidak representatif dan kurang layak lagi.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here