WN Syafril Basa Buka Musrenbang, Camat Salimpaung Khairunnas Sebut Pilkada Bukan Ajang Perang

0
941

SABANA KABA, Tanah Datar—Wali Nagari Salimpauang Kecamatan Slimpaung Syafril Basa membuka secara resmi Musyawarah Petencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Salimpauang di aula kantor wali nagari setempat, Rabu (04/09/2024), dalam rangkaian pemantapan penyusunan RKP tahun 2025 dan DU RKP tahun 2026.

BACA JUGA : Miliki Delapan Paket Sabu, Polisi Tangkap Terduga Bersama Barang Bukti di Kampung Pengantingan

Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari Syafril Basa minta kepada peserta Musrenbang agar sama-sama mengawal pelaksanaan maupun hasil pembangunan di Nagari Salimpauang agar apa yang kita rencanakan tidak sia-sia dan bisa dimanfaatkan dalam waktu yang cukup lama.

“Jika ada kita melihat tukang sedang mengerjaan yang dibiayai dengan biaya APB Nagari, mari kita ingatkan tukang bersangkutan agar tidak bekerja asal jadi, dengan kata lain jika ada adukan semennya yang kurang mari kita ingatkan,” tutur Wali Nagari Syafril Basa.

Ia juga menyebutkan tentang potensi alam Nagari Salimpauang yang dapat dijadikan sebagai objek wisata atau mengundang wisatawan bisa datang ke nagari. Objek wisata itu ada yang betupa Air Terjun Tujuh Tingkat, ada Bukik Gadang yang sudah sering dijadikan sebagai ajang paralayang bagi generasi muda pecintanya.

Sementara Sekretaris Nagari Randimal selaku Ketua Tim Verifikasi melaporkan, kita sudah  menyusun RKP tahun 2025 dan DU RKP tahun 2026. RKP untuk kegiatan pembangunan yang akan dibiayai dengan APB Nagari dan DU RKP untuk pembangunan yang dubiayai oleh APBD Kabupaten dan Provinsi.

Turut memberikan sambutan dalam acara tersebut Camat Salimpaung Khairunnas.Y, S.STP, MM yang pada dasarnya menjelaskan proses pembangunan di nagari sejak beberapa tahun lalu. Usulan perencanaan pembangunan harus dimulai dari tingkat jorong yang dinamakan Musyarah Jorong dan Musyawarah Nagari (Musnag).

Terkait dengan Pilkada Tanah Datar yang sudah diambang pintu, Camat Khairunnas.Y minta kepada masyarakat agar dapat memahami betul apa itu Pilkada. Untuk diketahui, Pilkada adalah proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati lima tahun kedepan.

“Jangan sampai karena mendukung salah satu Paslon terjadi perpecahan ditengah- tengah masyarakat atau ditengah-tengah keluarga, karena Pilkada buka perang, tetapi memilih pemimpin secara cerdas,” kata Camat.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here