ANA KABA, Tanah Datar–DPRD Tanah Datar kembali menggelar Rapat Paripurna, dengan agenda penyampaian 8 Pandangan Umum Fraksi, terkait pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2025, di ruang sidanf utama DPRD setempat, Jum’at (12/06/2026).
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Nurhamdi Zahari dan Kamrita, dihadiri Bupati Eka Putra, Forkopinda, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan Undangan lainnya.
Juru Bicara Fraksi Nasdem Noviandri, ST dalam Pandangan Umumnya menyampaikan, evaluasi terhadap realisasi Belanja Daerah, Fraksi Partai Nasdem mencatat bahwa realisasi Belanja Daerah turun Tahun Anggaran 2025 hanya mencapai 93,76% dari total anggaran belanja, sehingga terdapat selisih Anggaran Belanja sebesar Rp.83,69 Miliar.
Menurut pandangan Fraksi Partai Nasden besarnya sisa anggaran ini menunjukkan bahwa kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan masih belum optimal. Selain itu praktisitas menyorot belanja barang dan jasa yang hanya terealisasi sebesar 90,01% dan Belanja Tak Terduga yang hanya teriritasi sebesar 49,90%.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya indikasi keterlambatan pelaksanaan program, lemahnya manajemen kegiatan serta kurang efektifnya pengendalian pelaksanaan anggaran pada OPD. Untuk itu Fraksi Partai Nasdem ingin menanyakan apa penyebab utama rendahnya Realisasi Belanja Daerah sehingga masih menyisakan anggaran lebih dari Rp.83 miliar.
“Selanjutnya, apa indikator yang digunakan Pemerintah Daerah dalam mengukur efektivitas Belanja Daerah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Noviandri.
Fraksi Partai Nasdem mencermati bahwa Silpa Anggaran tahun 2025 mencapai lebih dari Rp.105,98 Miliar. Fraksi Partai Nasdem berpandangan bahwa Silpa yang terlalu besar bukan semata-mata menunjukkan efisiensi anggaran tetapi juga dapat menindikasikan rendahnya efektivitas pelaksanaan program, lambatnya realisasi kegiatan serta belum optimalnya kualitas perencanaan Kas Daerah.
BACA JUGA : Curi Empat Ekor Kambing, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Tim Macan Bara
Ikut memberikan Pandangan 7 Fraksi lainnya, masing-masing Fraksi PKS dengan juru bicara Nurzal, Ummat Golkar Herman Sugiarto, PKB Yonnarlis, PAN Iswandi Putra, Perjuangan Nurani Demokrat Darius, Gerindra Mulyani dan Fraksi PPP Zulhadi.(WD)































