SABANA KABA, Bukittinggi—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bukittinggi melaksanakan Darul Arqam Dasar (DAD) di Panti Asuhan Aisyiyah Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mulai dari hari Jum’at sampai Minggu, (3-5/10/2026).
Ketua panitia dalam memberikan laporan kegiatan mengatakan bahwa peserta ada 37 orang kurang lebih yang merupakan mahasiswa UIN Sjech M.Djamil Djambek (SMDD) Bukittinggi. “Saya harapkan seluruh peserta untuk dap mengikuti proses DAD ini dengan pikiran yang terbuka, keberanian untuk bertanya, dan kesungguhan untuk belajar,” kata M Zidan Pratama.
Pimpinan Cabang IMM Bukittinggi Darmansyah mengatakan bahwa menjadi mahasiswa yang mengikuti proses kaderisasi merupakan bagian penting dari keberlanjutan kita sebagai mahasiswa.
“Mahasiswa harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat”, ucap Darwansyah selaku Ketua Umum IMM Cabang Bukittinggi.
Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti pengkaderan IMM tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap persoalan umat.
BACA JUGA : Tekan Kemiskinan Hingga 3,59 Persen, Tanah Datar Berada Lebih Baik dari Rata-Rata Kemiskinan Sumbar
Ia berharap proses pengkaderan dapat menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah.(FA)






























