Kualitas Jalan Jelek, Wabup Richi Minta Dilihat Kembali Perjanjian Kontrak

0
934

SABANA KABA, Tanah Datar–Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian mengatakan, kegiatan Musrembang Nagari Rao-rao yang kita laksanakan hari ini merupakan penyusunan RKP tahun 2023 dan DU RKP tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan salah satu diantaranya menyepakati skala prioritas apa yang telah di sepakati kebutuhan Nagari yang akan menjadi bahan penyusunan dalam pembangunan Nagari dan menetapkan prioritas kegiatan yang akan dibiayai ABP Nagari.

BACA JUGA : Jorong Gunuang Membara, Satu Unit Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar

Dalam rangka penyusunan rencana pemerintah sistim nya sudah berubah, selama ini sistim nya Top Down, sekarang sudah Top Up, jadi mansyarakat Nagari maupun Kecamatan tentu harus dikawal, tidak bisa usul diserahkan terus kita lepas tangan, yang paling penting harus bersama-sama menentukan skaka prioritas.

“Jangan semua mau dibangun tepi tidak ada yang sebenarnya dibutuhkan sangat oleh masyarakat, sehingga bila sempat dibangun menjadi sia-sia,” kata Wabup menambahkan.

Menurut Wabup, kita sama-sama mengetahui keuangan pemerintah pasti ada batasnya, kalau jalan kita perbaiki saat ini juga ternyata jalan itu tidak terlalu dibutuhkan, mungkin ada yang lain yang kita butuhkan. Tapi karena tidak menarik akhirnya justru itu dibutuhkan tidak dilaksanakan.

Bagai mana kita menentukan prioritas, tadi Wali Nagari menyampaikan beberapa kegiatan rencana pembangunan jalan, alhamdulillah rencana perbaikan jalan Simpang Balai ke Kumango sampai ke Sumanik InsyaAllah akan dilanjutkan. Tapi tolong bantu mengawasi dan tertibkan karena Kabupaten Tanah Datar 75 Nagari jadi tidak mungkin semuanya biasa diawasi.

“Saya lihat barusan, saya minta tim dari Kecamatan juga tolong dilihat kontrak pengaspalan Jalan apakah seperti itu kualitas jalannya. Ini berkaitan dengan tanggung jawab kita sebagai penyelenggara negara dan pemerintahan, setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggung jawabkan,” ucap Wabup Richi Aprian.

Wali Nagari Rao-rao Drs. H. Fahmi Muhammad dalam kesempatan itu menyampaikan, pada tahun 2021-2022 banyak kegiatan yang belum terlaksana, karena anggaran dialihkan untuk penanganan Covid 19.

“Banyak usulan yang belum terkabulkan, masyarakat tentu bertanya apa kegiatan yang sudah terselesaikan selama saya menjabat sebagai Wali Nagari yang akan berakhir tidak lama lagi bisa terwujud. Jadi harapan saya di penghujung jabatan saya ini kalau bisa salah satu dari kegiatan ini bisa terealisasikan,” harap Wali Nagari.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here