Angkut Pekekerja Migran Indonesia ke Malaysia, Polisi Tetapkan Lima Tersangka

0
619

SABANA KABA, Sumut–Polda Sumatera Utara menetapkan lima orang menjadi tersangka kasus kapal karang yang mengangkut 86 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan. Kelima tersangka adalah H alias S (nakhoda kapal), RD (ABK), S (mekanik), RD (juru masak) dan RR (penampung PMI).

BACA JUGA : Sijago Merah Mengamuk Lagi, Satu Unit Rumah Semi Permanen Ludes Jadi Abu

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman dan mengejar tiga pelaku lainnya, yaitu R (mengorganisir sekaligus pemilik rumah penampungan) ST (koordinator) dan SF (pemilik kapal).

“Selain itu, petugas juga mendalami berbagai pihak terlibat dalam pengiriman PMI ilegal ini.Termasuk pihak-pihak yang merekrut (PMI),” kata Panca Putra kepada awak media, Kamis (24/3/2022) seperti dikutip dari Tribratanews Sumbar.

Panca menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polda dari daerah asal PMI untuk menelusuri orang yang merekrut WNI untuk dikirim ke sebagai PMI ke Malaysia. Upaya pengiriman PMI ilegal agar tidak kembali terulang. Pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat.

Panca mengatakan, pihaknya bersama Kajati Sumut akan menerapkan pasal seberat-beratnya bagi pelaku kejahatan yang terlibat PMI Ilegal ke luar negeri.

“Kejadian pengiriman WNI selaku PMI ilegal khususnya di daerah Pesisir Barat sudah beberapa kali terjadi, kedepan ini tidak boleh lagi. Jadi kita akan bertindak tegas, tidak ada rasa kasihan. Kepada masyarakat, kita juga minta jangan mau memberi ruang kepada perekrut dengan iming-iming bekerja di luar negeri,” tegasnya.

Pihaknya yakin ada tindak pidana sebagaimana Pasal 81 subs 83 tahun 2017 dengan ancaman 10 tahun kurungan penjara.

Adapun ke 86 PMI ilegal yang menumpangi kapal, 27 di antaranya berasal dari NTT, 10 dari NTB, 6 dari Jawa Barat, 19 dari Jawa Timur, 1 dari Lampung, 11 dari Sulawesi Selatan, 2 dari Banten, 3 dari Sumut, 6 dari Jawa Tengah dan 1 dari Jambi.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here