SABANA KABA, Tanah Datar–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Tanah Datar Anton Yondra SE, MM. tak ingin memberikan Rekomendasi Pencalonan pada Eka Putra, karena sikap orang–orang sekelilingnya yang mengatakan tidak mau berkoalisi dengan partai berlambang Beringin tersebut.
BACA JUGA : Peduli Warga Terkena Bencana, Balon Bupati Ir.Anton Budiman Berikan Bantuan ke Empat Posko
“Kita menyadari, semulanya elektabilitas Eka Putra memang cukup tinggi, tetapi orang yang berada disekeliling banyak tingkahnya membuat orang sakit hati, maka secara perlahan populeritas semakin semu,” kata Anton Yondra saat jumpa Pers di Ruang Fraksi, di DPRD, Tanah Datar, Jum’at (17/05/2024).
Ia menyebut, meskipun tahapan Pilkada untuk Tanah Datar, sudah dimulai, dengan pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar ke Partai-partai yang mendapatkan kursi di DPRD, namun hingga sekarang Partai Golkar sengaja belum membuka pendaftaran, dengan pertimbangan tersendiri.
Dikatakan, sebagai Parpol pemenang di Pileg kemaren ini, Partai Golkar mendapatkan Kursi terbanyak dengan 5 Kursi dan akan menjadi pimpinan di DPRD Tanah Datar, namun untuk pencalonan Bakal Kepala Daerah sudah disiapkan 5 nama, yang mempunyai Elektabilitas tinggi.
“Partai Golkar Tanah Datar, memang tidak membuka Penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil, tetapi kami bersama tim mengusulkan 5 nama dari bacalon yang mepunyai potensi memenangkan Pilkada Tanah Datar ini,” kata Anton menambahkan.
Dari 5 Nama yang sudah di laporkan ke DPP, Nama Eka Putra, diperkirakan tidak dapat Rekomendasi, dikarenakan orang -orang yang berada disekelilingnya atau pengikutnya yang tidak menginginkan koalisi Golkar terjadi.
“Sebagai ketua Golkar Tanah Datar, kami menilai elektabilitas Eka Putra turun dikarenakan orang–orang sekelilingnya, bahkan menaikan elektabilitas Richi Aprian dan Suherman, membuat nama kedua ini, berkemungkinan besar dapat Rekomendasi dari partai kami” pungkasnya.(WD)






























