SABANA KABA, Tanah Datar—Jajaran Polsek X Koto Polres Padang Panjang bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa kebakaran yang terjadi di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (14/06/2026) pagi.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 05.30 WIB dan menghanguskan satu unit rumah milik Agus Salim (46), sementara tujuh unit rumah lainnya serta satu unit gudang mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, peristiwa bermula saat warga sekitar melihat kobaran api dari rumah Agus Salim dan segera memberitahukan kepada yang bersangkutan yang saat itu sedang berada di rumah tetangganya, Edison Dt. Mantari. Saat diperiksa, api telah membesar dan membakar bangunan rumah tersebut.
Mendapat informasi tersebut, petugas pemadam kebakaran dari Kota Padang Panjang segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat yang turut melakukan penyiraman secara gotong royong, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas dan menghanguskan seluruh bangunan yang berada di sekitar lokasi.
Selain rumah Agus Salim yang mengalami kerusakan berat, sejumlah bangunan lain yang terdampak antara lain Kantor Wali Jorong Pincuran Tinggi, rumah Dahniar, Yulia Yahya, Yuni Fetra, Syefrida Yendri, Edison Dt. Mantari, gudang milik Edison Dt. Mantari, serta rumah Dian Perandha Wulandari. Sebagian besar bangunan tersebut hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian tertentu.
Kapolsek X Koto IPTU Martheriko, S.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian segera melakukan langkah-langkah penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP, meminta keterangan saksi-saksi, memasang garis polisi serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar IPTU Martheriko.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.(TBSB/SK.01)






























