Berusaha Cerdaskan Masyarakat, Arkadius Dt. Intan Bano Berikan Pendidikan Politik

0
651

SABANA KABA, Tanah Datar– Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat Ir. H. Arkadius Dt.Intan Bano,MM, MBA bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat menggelar Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat se-Tanah Datar di Emersia Hotel Batusangkar, Minggu(10/12/2023).

BACA JUGA : Gelar Rapat Konsolidasi, Ketua Partai Golkar Anton Yondra Optimis Menangkan Pemilu 2024

Kegiatan Pendidikan Politik tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat Jefrinal Arifin, diikuti 150 peserta dari seluruh Nagari di Tanah Datar.

Jefrinal dalam sambutannya menyampaikan, dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar dan juga beraktifitas dalam bidang politik. Baik itu secara langsung maupun tidak langsung. “Meskipun sudah familiar dengan kata-kata politik, namun masih banyak diantara masyarakat kita yang alergi dengan politik,” kata Arkadius menambahkan.

Menurut filsafat Yunani kuno politik adalah segala sesuatu yang dilakukan manusia untuk tujuan baik. Sedangkan pendidikan bisa didefinisikan sebagai upaya mendapatkan ilmu. Dalam pendidikan politik kali ini para narasumber akan memaparkan apa itu politik, dan kalangan-kalangan yang ikut berperan serta dalam politik.

Ir. Arkadius Dt.Intan Bano, MM, MBA yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan beberapa definisi tentang politik, diantaranya Teori klasik Aristoteles, Politik adalah usaha yang dilakukan warga untuk mewujudkan kebaikan bersama. Kumpulan para ahli, Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan baik secara konstitusional maupun non konstitusional.

Selanjutnya secara umum, tergantung persepsi dan cara pandang, baik dalam bentuk Strategi mewujudkan kebaikan bersama, Upaya meraih kekuasaan maupun Manipulasi kepentingan.

“Adapun dasar hukum dari politik adalah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 (pasal 6A ayat 1dan 2, pasal 7,dan pasal 28), Undang-undang nomor 2 tahun 2008 dan UU no:2 tahun 2011 tentang partai politik, UU no: 7 tahun 2017 tentang Pemilu serta Peraturan KPU” urai Arkadius.

Lebih lanjut politisi yang akrab dipanggil Dt.Intan Bano ini menjelaskan bahwa tujuan pendidikan politik bagi tokoh masyarakat ini adalah menyiapkan kader petarung untuk memenangkan Pemilu, mengedukasi masyarakat untuk membentuk insan sadar politik dan bertanggung jawab secara etis dan bermoral untuk memenangkan Pemilu, membentuk manusia partisipan yang bertanggung jawab serta mampu memilih calon pimpinan dan eakil rakyat yang berkualitas.

Hadir juga sebagai narasumber, Hamdan Komisioner KPU dan Alni ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat yang memaparkan tentang peran serta masyarakat, Pemerintah dan lembaga dalam Pemilu, metode kampanye serta hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan dalam proses Pemilu(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here