Cegah Konflik Pembebasan Jalan Tol, Polres Padang Pariaman Gelar Mediasi

0
212

Sabana Kaba, Padang Pariaman—Polres Padang Pariaman melalui Polsek 2 X 11 Enam Lingkung menggelar mediasi dengan sejumlah warga yang menolak pelaksanaan proyek nasional jalan tol Padang-Sicicin Kabupaten Padang Pariaman.

BACA JUGA : Hanura Tak Buka Pendaftaran Ulang, 12 Kandidat Bupati dan Wabup Telah Dikirim ke DPP

“Dalam perkembangan pembangunan ruas jalan Tol Padang Sicincin, ada sejumlah warga yang menolak pelaksanaan proyek nasional tersebut,” kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha HBWPS S.H., S.I.K melalui Kapolsek 2×11 Enam Lingkung AKP Nasirwan kepada awak media, Senin (1/6).

Lebih jauh didampaikan, warga yang menolak pembangunan jalan tol tersebut berasal dari dari Korong Pincuran Tujuah, Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman yang diwakili oleh Afrizen DT. Rangkayo Mulie.

JANGAN DILEWATKAN : Jelang Keputusan DPP, PKS Tetap Buka Komunikasi dengan Balon Bupati dan Wabup

Mendapat informasi ada yang menolak pelaksanaan proyek nasional ini, Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, merespon cepat guna mencegah konflik dengan melakukan mediasi bersama masyarakat agar tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dalam rapat mediasi tersebut yang dihadiri Kapolsek 2×11 Enam lingkung, AKP Nasirwan, Wali Nagari Kapalo Hilalang Ardinal S.H., Bhabinkamtibmas Nagari Kapalo Hilalang, Bripka Gusni Salman, Dinas PUPR yang diwakili oleh Boyke Aldino, perwakilan warga yang menolak dan Wali Nagari Pincuran Tujuah Depi Apriadi.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, AKP Nasirwan, dalam sambutanya menjelaskan proyek nasional Jalan Tol sudah final dan tidak bisa dialihkan ke tempat lain.

“Mari kita semua mendukung pembangunan ini, karena dalam hal ini pemerintah juga tidak ingin masyarakat di rugikan dalam hal ganti rugi,” ujar Kapolsek Nasirwan seperti dikutip dari Tribrata News Sumbar.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here