Dedi Admond, S.Sos : Setiap Masyarakat Berhak Usulkan Pembangunan

0
616

Sabana Kaba, Tanah Datar—Anggota DPRD Tanah Datar Dedi Admond, S.Sos menegaskan, Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) merupakan perencanaan pembangunan dari bawah, oleh karena itu boleh dikatakan setiap masyarakat berhak menyampaikan usulan untuk pembangunan nagari kedepan.

Penegasakan tersebut disampaikan anggota DPRD Tanah Datar Dedi Admond ketika memberikan sudut pandang anggota dewan dalam Musrenbang Nagari Andaleh Baruah Bukik Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, Senin (18/2)

Kepada peserta Musrenbang Dedi mengingatkan, tidak semua usulan dapat tertampung oleh dana nagari, oleh karena itu kita harus memahami dan bersabar kalau ada usulan yang belum masuk ke Rencana Kegiatan Pembangunan Nagari.

Usulan dari Nagari Andalas Baruah Bukik jika sempat naik ke Musrenbang tingkat Kabupaten Tanah Datar, kita akan coba memperjuangkannya agar hal tersebut dapat masuk ke dalam APBD Tanah Datar, sesuai dengan peruntukan masing-masing usulan.

“Aspirasi masyarakat Andaleh Baruah Bukik kita akan coba serap dan akan upayakan masuk dalam APBD Kabupaten Tanah Datar seandainya masih diberi amana untuk mewakili masyarakat Tanah Datar pada DPRD Tanah Datar kedepan,” kata Dedi Admond dari Fraksi Bintang Nasdem ini menambahkan.

Ia mengingatkan, ada masyarakat kita yang sakit, namun ia tidak punya biaya dalam perawatan, bahkan sudah di rujuk ke Padang, namun harus bolak-balik ke Batusangakar, karena tidak punya biaya perawatan Ini perlu dipikirkan pemerintahan nagari maupun masyarakat lainnya.

Potensi nagari seperti buah tap , gula aren dan nira perlu dikembangkan, jangan pernah merasa bosan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, karena hal ini jelas menyangkut dengan kehidupan masyarakat Nagari Andaleh Baruah Bukik.

Dalam acara Musrenbang Nagari Baruak Bukik yang dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Albayani Dt.Paduko Besar dan dihadiri oleh Ketua Musrenbang Kabupaten Tanah Datar Nofenril beserta rombongan ini masih ada peserta Musrenbang yang mempertanyakan tentang pelaksanaan pembangunan yang kurang maksimal.

“Saya minta kepada bapak-bapak dari Kabupaten Tanah Datar, terutama dari anggota DPRD agar dapat mengawasi pembangunan yang dibiayai dengan uang rakyat, kita masih melihat Kantor Wali Nagari baru saja dibangun sudah bocor dan jalan dipakai tiga bulan sudah berlobang lagi,” kata salah seorang peserta Musrenbang,(RAW/WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here