Gandakan Kunci Gudang Toko Plastik, Dua Pelaku Pencurian Diamankan Polisi

0
2522

Sabana Kaba, Bukittinggi–Tim Opsnal Satreskrim Polres Bukittinggi mengamankan 2 orang pemuda masing-masing JA (31 tahun) dan IMZ (30 tahun) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian di Toko Plastik Saudara Kota Bukittinggi, dengan modus penggandaan kunci gudang.

BACA JUGA : Sirajul Munir : UKM/UKK Harus Memberikan Inovasi dan Warna Baru Bagi IAIN Batusangkar

Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP. Chairul Amri Nasution, Sik, kepada awak media Senin (18/01) membenarkan, jika pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua orang yamg masih ada hubungan pekerjaan dengan pemilik toko.

Kedua tersangka yang ditangkap Jumat (15/1/21) berawal dari penyelidikan kasus pencurian berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/12/K/I/2021 tanggal 15 Januari 2021, Kasus pencurian terjadi pada hari Rabu, 09 September 2020 di Toko Plastik Saudara Jalan By Pass Aur Atas Kota Bukittinggi.

“Pelaku berinisial JA merupakan warga Kusuma Bakti dan IMZ warga Jalan Kampung Koto Bukik Apik Puhun Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi,” terang AKP. Chairul seperti dikutip dari Tribrata News Sumbar.

Dijelaskan, modus pelaku adalah dengan menduplikatkan kunci gudang kedai Plastik Saudara, mengingat pelaku IMZ sendiri merupakan kepala gudang dan sudah bekerja selama 3 tahun lebih di toko Plastik tersebut sedangkan JA merupakan mantan pegawai di toko plastik tersebut.

IMZ dan JA bekerjasama melakukan pencurian dengan merental sebuah mobil untuk memindahkan Plastik PP dan PE yang ada di gudang pada malam hari saat kedai dalam keadaan tertutup. Kemudian keduanya memindahkan barang curian berupa plastik berbagai jenis tersebut dan menjual ke luar kota Bukittinggi.

Kejadian diketahui pemilik setelah pemilik toko curiga dengan plastik yang selalu habis akan tetapi keuntungan tidak sesuai dengan stok barang. Berangkat dari kecurigaan tersebut, pemilik toko melaporkan kejadiannya ke Polres Bukittinggi.

“Terhadap kedua pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara,” tutur Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP. Chairul Amri Nasution, Sik mengakhiri.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here