Gubernur Sumbar Siang Ini Letakkan Batu Pertama Pengembangan Pasar Koto Baru

0
437

Sabana Kaba, Tanah Datar—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Sabtu (20/7) siang ini meletakkan batu pertama pengembangan pembangunan pasar Koto Baru Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, sebagai langkah awal mengurai kemacetan yang terjadi setiap Senin d kawadan twrsebut.

“Aktivitas transaksi jual beli hasil pertanian di Pasar Koto Baru Kecamatan X Koto setiap hari Senin menjadi penyebab kemacetan panjang di jalur lintas Padang Panjang-Bukittinggi, Insya Allah kedepan kemacetan itu sudah kita atasi,” kata Kabag dan Protokol Pemkab Tanah Datar Drs.Yusrizal, MM, Sabtu (20/7).

Dikatakan, upaya untuk mengurai kemacetan ini sudah berlangsung sangat lama dan sudah beberapa kali dicarikan solusinya namun belum berhasil. Akhirnya disepakati, dengan kerelaan masyarakat setempat melepas lahannya, akan dilakukan pergeseran pasar ke arah belakang.

Kemudian, di arah belakang ini juga dibangun tempat bongkar muat barang serta dibangun jalan menjadi dua jalur. Pengerjaannya sudah dimulai dengan membongkar beberapa kios untuk jalan masuk kendaran proyek.

Sebelumnya Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kadis Koperindag Marwan, Camat X Koto Hendra Setyawan, Kadis PU Novi Hendri, Kadis Perhubungan Harfian Fikri dan Kasatpol PP dan Damkar Yusnen.Forkompinca dan Walinagari Koto Baru Adenis St. Marajo sudah meninjau langsung lokasi pasar yang akan dibangun tersebut, Rabu (17/07/2019).

Dalam kesempatan itu Bupati berharap pembangunan ini didukung penuh oleh masyarakat setempat sehingga berjalan sukses. Kemacetan Pasar Koto Baru sudah berlangsung lama dan diketahui masyarakat luas.

“Untuk menyelesaikan masalah kemacetan ini butuh komitmen yang kuat dari masyarakat dan seluruh pihak, mari kita dukung sepenuhnya program pemerintah untuk kebaikan bersama dan saya sampaikan terima kasih kepada pemilik lahan yang merelakan lahannya untuk dibebaskan,” sampai Bupat Irdinanasyah seperti ditirukan Kabag Humas dan Protokol.

Kadis Koperindag Marwan di sela-sela kesibukan menyiapkan kedatangan Gubernur menyebutkan, tahapan pembangunan sudah dimulai dan diawali dengan pembongkaran beberapa kios untuk masuk kendaraan yang akan membawa material timbunan.

Marwan menyebutkan pembangunan Pasar Koto Baru X Koto Baru dibiayai oleh APBD Kabupaten Tanah Datar, APBD Provinsi dan APBN. Sebanyak Rp. 4.1 Miliar disediakan APBD Kabupaten Tanah Datar untuk pembebasan lahan, pembuatan Detail Enginering Design (DED), Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) serta Analisa Dampak Lingkungan. Sementara dari APBD Provinsi dan Pusat sebesar Rp.13,6 Miliar untuk tahap pertama dari Rp. 28,9 Miliar yang direncanakan.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here