Kondisi Kabut Asap Masih Tebal, Penyelenggaraan Pacu Kuda Dinilai Kangkangi Surat Edaran Bupati

0
66

SABANA KABA, Tanah Datar–Penyelenggaraan Pacu Kuda Open Race & Tradisional Bupati Cup di Galanggang Bukik Gombak Batusangkar tanggal 18 s/d 19 Oktober 2026 jelas terang benderang sebagai pengangkangan terhadap Surat Edaran Bupati Tanah Datar Nomor: 100.3.4.2/3321/DIKBUD-2026 Tentang Perpanjangan Kegiatan Pebelajaran Jarak Jauh.

Demikian dikemukakan Pendiri LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Pusako Batusangkar Basrizal Dt.Panghulu Basa, ketika menjawab pertanyaan media ini, Minggu (18/10/2026), terkait dengan Surat Edaran Bupati Tanah Datar dalam rangka menyikapi perkembangan kondisi kualitas udara yang masih berpotensi membahayakankesehatan.

“Meskipun Surat Edaran ini secara khususnya dialamatkan bagi anak-anak, Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, namun sesungguhnya menyangkut upaya perlindungan dan pencegahan bagi semua anggota masyarakat dari bahaya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah Kabupaten Tanah Datar,” ujar Basrizal.

Bupati Tanah Datar bukan saja tidak konsisten dengan Surat Edaran yang ia tanda tangani, tetapi lebih dari itu secara tidak langsung menggoda masyarakat berduyun-duyun datang ke arena pacu kuda untuk menjemput bahaya ISPA.
“Ini jelas sesuatu yang sangat kita sesalkan, Kegiatan Pacu Kuda mungkin dianggap penting tapi bukanlah sesuatu yang mendesak untuk dilaksanakan apalagi dengan mempertaruhkan kesehatan masyarakat,” tambah Basrizal Dt.Panghulu Basa.

BACA JUGA : Jangan Tunggu Dulu Viral, Polisi Harus Prioritaskan Pelayanan Publik dan Integritas

Sementara itu salah seorang warga Batusangkar mengatakan, Pacu Kuda yang dilaksanakan sejak dulu hingga sekarang masih tetap digemari tuan muda, termasuk anak-anak.”Jika untuk pacu kuda ini, indak kayu janjang di kapiang, begitu gemarnya warga Luhak Nan Tuo mengikuti pertunjukan ini. Tetapi, dalam kondisi asap masih tebal, rasanya kurang pas untuk dilaksanakan,” katanya mengakhiri. (WD)