Luar Biasa, Warga Sumbar Positif Covid 19 Mencapai 338 Orang

0
1991

Sabana Kaba, Sumbar–Info Sementara Hasil Pemeriksaan Labor terhadap Sample Covid-19 Sumatera Barat hari ini Rabu, 14 Oktober 2020 mengalami penambahan luar biasa. Kondisi Rabu pagi pukul 08.00 WIB tanggal 14 Oktober 2020, dari 3.065 spesimen yang diperiksa didapat hasil sementara 338 orang terkonfirmasi positif dan sementara sembuh 93 orang.

BACA JUGA : Terkait Pelaksanaan AKB, Wawako Zohirin Sayuti Minta ASN Patuhi Protokol Kesehatan

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman Rizal selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar melalui rilis, Rabu (14/10).

Dari hasil Positif tersebut dapat dibagi per Kabupaten dan Kota di Sumbar sbb :
1. Kota Padang 272 orang
2. Kota Bukittinggi 22 orang
3. Kabupaten Pasaman 17 orang
4. Kabupaten Padang Pariaman 8 orang
5. Kabupaten 50 Kota 6 orang
6. Kabupaten Agam 4 orang
7. Kota Payokumbuah 3 orang
8. Kabupaten Tanah Datar 2 orang
9. Kota Pariaman 2 orang
10. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang
11. Kota Solok 1 orang

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 31 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 11 Oktober 2020 sampai tanggal 17 Oktober 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

ZONA MERAH (RESIKO TINGGI, 3 DAERAH)
1. Kota Padang
2. Kota Sawahlunto
3. Kota Pariaman

ZONA ORANYE (RESIKO SEDANG, 14 DAERAH)
1. Kota Bukittinggi
2. Kota Padang Panjang
3. Kota Payokumbuah
4. Kota Solok
5. Kabupaten Pasaman
6. Kabupaten Solok
7. Kabupaten Tanah Datar
8. Kabupaten Sijunjung
9. Kabupaten Pesisir Selatan
10. Kabupaten Dharmasraya
11. Kabupaten Solok Selatan
12. Kabupaten Padang Pariaman
13. Kabup[aten Agam
14. Kabupaten Pasaman Barat

ZONA KUNING (RESIKO RENDAH, 2 DAERAH)
1. Kabupaten Kepulauan Mentawai
2. Kabupaten 50 Kota

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-31 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

“Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan data lebih lanjut setelah pelacakan dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen, nanti sore kami akan perbaiki dan umumkan di situs resmi pemprov Sumbar.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here