Manfaatkan Suasana Lebaran Idul Fitri 1443 H, Nagari Simawang Gelar Mubes

0
1187

SABANA KABA, Tanah Datar–Bupati Tanah Datar Eka Putra membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) X Perantau Nagari Simawang Kecamatan Rambatan se Indonesia, di SDN 02 Balai Gadang Nagari Simawang, Kamis (05/05/2022, menfaatkan suasana lebaran Idul Fitri 1443 H.

BACA JUGA : Sempat Resahkan Masyarakat, Polisi Sita Pistol Mainan Peluru Plastik

Bupati Eka Putra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya Mubes ini, karena melalui Mubes ini selain akan dilakukan pemilihan pengurus yang baru untuk 4 tahun kedepan, sekaligus juga akan merancang program kerja pembangunan nagari berdasarkan potensi dan permasalahan yang ada.

“Kami berharap, hasil mubes dan program kerja pembangunan nagari dan permasalahan yang dibahas nanti dapat disampaikan kepada pemerintah daerah, sehingga nanti bisa disinkronkan dengan perencanaan pembangunan daerah,” sampai Bupati.

Lebih jauh disampaikan Eka Putra, pemerintah daerah sangat mengapresiasi terhadap kontribusi dan dukungan perantau terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga perantau bisa dikatakan sebagai salah satu pilar pembangunan di Luhak Nan Tuo.

“Sumbangsih perantau baik pemikiran, perhatian, saran dan bantuan materi sangatlah berarti bagi masyarakat Tanah Datar, tidak sedikit masjid, mushalla, bantuan pembangunan sekolah, pemberian bea siswa, aksi sosial yang dilakukan oleh perantau baik secara perorangan maupun kelompok,” kata Bupati.

Sementara ketua DPP Simawang Saiyo Prof. DR Nurhayati Hakim mengatakan, perantau Simawang Saiyo pertama kali melaksanakan Mubes pada tahun 1982 dan selanjutnya selalu konsisten setiap 4 tahun sekali dan sekarang adalah Mubes yang ke X.

Menurutnya, Mubes perantau Simawang Saiyo ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan juga untuk membantu pemerintahan nagari didalam melakukan pembangunan. Selain itu, juga untuk membahas berbagai permasalahan yang ada di nagari.

“Hasil nyata dari Mubes Simawang Saiyo adalah hadirnya lembaga pendidikan mulai dari tingkat SMP sampai SMA, baik negeri dan swasta, serta pesantren yang ada saat ini,” ujar Nurhayati Hakim.

Hal senada juga disampaikan oleh Wali Nagari Simawang Firman Malin Panduko, dia berharap semua permasalahan yang ada di nagari Simawang dapat diselesaikan dengan cepat, termasuk masalah jalan dan juga tapal batas.

Selain itu, Firman juga mengharapkan beberapa ruas jalan yang ada di nagari Simawang diturunkan statusnya menjadi jalan nagari. Hal ini dimaksudkan agar dibangun dengan menggunakan dana nagari, karena selama ini statusnya merupakan jalan kabupaten.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here