Modus Kejahatan Semakin Canggih, Ada Pula Penipuan “Segi Tiga” yang Perlu Diwaspadai

0
499

Selanjutnya, penipu akan menyambut Dini dengan sangat ramah, memberikan semua detail tentang motor seolah-olah mereka adalah pemilik sahnya. Untuk lebih meyakinkan Dini, penipu akan mengajak Dini untuk mengecek langsung kondisi motor.

Dini, yang sudah termakan bujuk rayu harga murah dan kesempatan cek fisik, akan menyetujui pertemuan tersebut. Yang tidak ketahui Dini adalah nomor rekening yang diberikan oleh penipu untuk pembayaran adalah rekening milik penipu itu sendiri.

Pada akhirnya, penipu akan mengoordinasikan pertemuan antara Rama (penjual asli) dan Dini (pembeli). “Mereka akan bertemu di lokasi yang sudah ditentukan. Karena instruksi dari penipu, baik Rama maupun Dini akan mengira bahwa mereka adalah teman atau kerabat dari penipu yang ‘menjembatani’ transaksi ini,” kata Kombes Pol Anom.

Setelah Dini mengecek motor dan merasa cocok, ia tanpa curiga langsung mentransfer sejumlah uang (Rp5,5 juta) ke rekening yang diberikan penipu. Momen krusial terjadi setelah transfer. Ketika Dini akan membawa pulang motornya, Rama akan meminta pembayaran.

“Di sinilah kedua belah pihak baru sadar mereka ditipu. Dini menunjukkan bukti transfer ke rekening yang dia kira milik penjual, sementara Rama tidak menerima uang sama sekali,” ungkap Anom dengan nada prihatin.

Melihat semakin lihainya modus kejahatan ini, Kombes Pol Anom Karibianto mengimbau seluruh masyarakat Riau untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. “Jangan mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah. Selalu lakukan verifikasi ganda terhadap identitas penjual atau pembeli,” tegasnya.

Anom juga menekankan pentingnya pembayaran setelah barang diterima dan diverifikasi dengan benar, serta memastikan nomor rekening yang digunakan adalah milik penjual asli. “Jika ada pihak ketiga yang mengaku sebagai perantara, selalu konfirmasi langsung kepada penjual atau pemilik barangJika memungkinkan, lakukan transaksi secara langsung dan tatap muka. Dan yang paling penting, jangan pernah ragu untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika Anda menemukan indikasi penipuan,” pungkas Anom sambil menutup pembicaraan.(TBR/SK.01)