SABANA KABA, Tanah Datar—Kaum Suku Sabilan Padang Ganting “Baralek Gadang” Syamwil Dikukuhkan sebagai Datuak Tangga Batuah dalam upacara adat di Rumah Tapan Balau Jorong Koto Alam Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting, Senin (07/07/2025).
BACA JUGA : Diwarnai Suasana Haru, Jabatan Kepala Kantor Pertanahan Sijunjung Diserahterimakan
Ketua Panitia Amdi Syuib, SP menjelaskan, sebelumnya gelar ini bernama Dt.Tangga Marajo dibawakan oleh Abdul Manan Khadim yang domisili di Solo sejak th 1937. Kemudian tahun 1966 di kukuhkan jadi Datuk Tangga Marajo dari suku 9, Lima Korong dengan jabatan Sandi Tuan Khadi, sejak itu ditunjuk wakilnya Lumat Bagindo Alam yang wafat tahun 1987.
Selanjutnya, di 1988 Adnan Bagindo Alam dibawakannya dan lansung mewakili Datuk Tangga Marajo, 1991 Abdul Manan Khadim yg bergelar “Datuk Tangga Marajo” wafat dan dimakamkan di Jakarta. Sebelum Wafat alnarhum membuat surat wasiat di tahun 1987 dengan isi : menetapkan Adnan Bagindo Alam membawakan gelar Datuk Tangga Marajo sebagai pengulu di Kaum bagindo Alam yang berumah Gadang di Tapan Balau.
Sesuai dengan isi surat kesepakatan Ninik Mamak Limo Korong Sandi Tuan Khadi , yang terdiri dari : Dtk Jomudo,Dtk Jolelo,Dtk Jobandaro dan Dtk Simarajo pada tanggal 1 juli 1996,dan Surat Keputuan Kerapatan Adat Suku Sembilan Nagari Padang Ganting No 03/SK/1X-96 di tandatangani oleh Nan Empat Jinih Kerapatan Adat Suku Sembilan Nagari Padang Ganting masing-masing Dt Amal Penghulu, Dt Rangkayo Batuah, Dt Endah Mangkuto, dan Dt Maruanso.
Kemudian kesepakatan itu tertanggal 5 Oktober 1996 disahkan Oleh H.Amirudin Dt Simarajo. Semejak tahun 1996 gelar Dt Tangga Marajo terjadi kekosongan, maka tahun 2025 di urus kembali, yang berpedoman dan berdasarkan keputusan itu maka di sepakati oleh KAN dan Kaum Bagindo Alam untuk melewakan Gelar Datuk Tangga Marajo, bagelek ka Dt Tannga Batuah.
Dari hasil keputusan KAN Padang Ganting tersebut , maka pada tgl 7 Juli 2025 di kukuhkan Syamwil Datuk Tangga Batuah Sandi Tuan Khadi di Nagari Padang Ganting, demikian Ketua Pania Amdi Suib SP mengakhiri penjelasnya.(WD































