“Sementara untuk peserta dari Bundo Kanduang Nagari Padang Magek, kita menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Nagari tahun 2026,” kata Wali Nagari sambil melempar senyum khasnya kepada wartawan media ini.
Pakaian Milik Padang Magek yang dulunya dikembangkan oleh Mak Latak dan suaminya Lantan yang kedua-duanya telah meninggal dunia mempunyai filosofi tersendiri yang jarang dimiliki oleh masyarakat Minang Kabau lainnya.
“Seperti kita lihat sendiri, Pakaian Milik dilengkapi dengan kambuik serta tengkuluk perpaduan sarung dan mukena yang menggambarkan bahwa kaum wanita selalu siap dengan bekal serta senantiasa tidak lupa beribadah kepada Allah SWT,” tutupnya.(WD)






























