Senandung Irama Parau, Masyarakat Luhak Nan Tuo Galau

0
383
CATATAN STRATEGIS—Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani, SP menyampaikan catatan strategis rentang LKPJ Bupati Tanah Datar tahun 2017 dalam sidang paripurna DPRD yang dhiadiri Bupati Irdinansyah Tarmizi.

Batusangkar, (SK)—Adanya indikasi perpecahan paham antara Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar yang dulu disingkat dengan Irama agaknya membuat galau masyarakat Tanah Datar. Kegalauan itu tidak hanya dirasakan anggota DPRD Tanah Datar, tetapi juga mencemaskan pimpinan partai.

Ibarat senandung irama yang dulunya merdu dan mengasyikkan, kini terkesan parau dan membingungkan masyarakat Tanah Datar, setelah beberapa media menulis tentang perbedaan paham dalam memberhentikan sementara Kepala Dinas PUPR dan Pertanahn Tanah Datar Thamrin, ST dari jabatannya.

Senandung parau Irama ini semakin mencuat kepermukaan, ketika Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani, ST menyampaikan Catatan Strategis DPRD Tanah Datar terhadap LKPJ (Laporan Keterangan pertanggung Jawaban) Bupati Tanah Datar 2017 dalam sidang Paripurna yang dipimpin Ketua Anton Yondra, SE, Rabu (6/6).

Saidani yang mewakili 35 anggota DPRD Tanah Datar pada kesempatan secara gamblang minta kepada Drs.H.Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma selaku Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar agar disisa masa jabatan tetap se-IRAMA dan berjalan dengan baik, sehingga visi dan misi Kepala Daerah tercapai sebagaimana yang telah dituangkan dalam RPJMD Tanah Datar.

“Meskipun pembahasan tentang IRAMA tidak dilakukan secara mendalam, setidaknya ada tersirat senandung Irama tak semerdu ketika awal meminpin Tanah Datar,” ungkap salah seorang pemerhati pemerintahan di Tanah Datar.

Ketua Partai Gerindra Tanah Datar Ir.H. Edi Arman yang sempat ditemui sabanakaba.com di Pagaruyung juga sangat menyayangkan tentang suara sumbang tentang perjalanan kepemimpinan pasangan IRAMA yang akhir-akhir ini disorot mass media.

“Sebenarnya saya malas berbicara, nanti ada yang beranggapan saya saki hati dengan pemimpin yang ada sekarang, karena saya sama-sama ikut Pilkada lalu,” kata Edi Arman yang mantan Kepala Dinas Pertanian menambahkan.

Namun karena ini menyangkut dengan nasib mayarakat Tanah Datar kedepan, kita berharap duel kepemimpinan dapat akur kembali, perekonomian masyarakat yang akhir-akhir semakin memprihatinkan dapat ditingkatkan kembali.

Sentara dari Bupati Irdinansyah Tarmizi kepada wartawan sebelumnya menyanpaikan, apa yang dilakukan sudah sesuai dan aturan yang berlaku, karena tugas masing -masing itu sudah aturan yang mengaturnya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here