Tanam 16 Pot Ganja di Pekarangan Rumah, Seorang Pria Ditangkap Polisi

0
1168

SABANA KABA, Sumut—Satres Narkoba Polres Humbahas Polda Sumut menangkap seorang pria berinisial DM (38 tahun) warga Desa Onan Ganjang Kec. Onan Ganjang Kabupaten Humbahas Provinsi Sumatera Utara, karena diduga telah menanam ganja di pekarangan rumah.

BACA JUGA : Polisi Ungkap 8 Terduga Pelaku Narkoba, 5 Pekan Baru dan 3 Solok

Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H., melalui Kasat Res Narkoba AKP Rissad Manalu menjelaskan, terduga pelaku ditangkap petugad bahwa pada hari Rabu tanggal 03 November 2021, sekira pukul 16.38 Wib.

Tim Sat Res Narkoba Polres Humbahas melakukan Penangkapan terhadap DM yang sedang menyiram tanaman ganja sebanyak 16 (enam belas) batang yang ditanam dibelakang pekarangan rumahnya.

Selanjutnya personil Sat Res Narkoba melakukan penggeledahan didalam rumah DM dan ditemukan ganja kering dalam baskom yang disimpan didalam lemari yang ada di kamar milik DM.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku DM menjelaskan bahwa narkotika jenis tanaman ganja dan ganja kering tersebut dipelihara oleh pelaku DM dengan maksud untuk dipergunakan/dikonsumsi sendiri.

Barang Bukti yang diamankan dari DM yaitu 16 (enam belas) batang pohon ganja dalam polibek, 5,22 (lima koma dua puluh dua) gram netto ganja kering dalam baskom kecil, 1 (satu) bungkus Kertas Tiktak, 1 (satu) buah baskom kecil warna biru, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) buah gembor/alat siram warna hijau, dan 1 (satu) buah parang.

Selanjutnya Sat Res Narkoba Polres Humbahas membawa Pelaku DM tersebut bersama dengan barang buktinya ke Polres Humbahas guna dilakukan pemeriksaan lanjut di Kantor Sat Res Narkoba Polres Humbahas.

“Atas perbuatannya tersangka DM disangkakan Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 Tahun dan Pidana paling lama 20 Tahun,” kata Kasatres Narkoba Rissad Manalu seperti dikutip dari Tribrata News Sumut.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here