Tunjangan Kecil, Dokter Spesialis RSUD Batusangkar Mengadu ke Ketua DPRD

1
2304

Batusangkar, (SK)–Dokter Spesialis RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah)Muhammad Ali Hanafiah Batusangkar mendatangi DPRD Tanah Datar untuk menyampaikan harapan agar pemerintah Tanah Datar dapat meningkatkan tunjangan profesi dokter yang selama ini terlalu kecil, jika dibandingkan daerah lain di Sumbar.

Para Dokter Spesialus yang berjumlah 8 orang tersebut mewakili 20 dokter spesialis yang ada di RSUD MA Hanafiah Batusangkar diterima Ketua, DPRD, Anton Yondra, Senin (13/8) di Ruang Kerja Ketua DPRD.

Satu persatu dari setiap dokter ini menyampaikan keluhan sebagai dokter spesialis Rumah Sakit Umum di tipe C Batusangkar antara lain, satu satunya RSUD tipe C dokter spesialinya menerima tunjangan kelangkaan profesi yang terendah di Sumatera Barat dan sudah 4 tahun tidak ada kenaikan.

Mereka menjelaskan bahwa besaran tunjangan Kelangkaan Profesi sebagai dokter yang diterima selama ini adalah sebanyak Rp.7.500.000.- sementara di RSUD daerah tetangga dengan tipe yang sama sudah menerima Rp.12.000.000,- sampai Rp.20.000.000,- jauh tinggi dari yang kami terima sebutnya bersama.

Disisi lain dikatakan bahwa beban kerja para dokter spesialis sangat berat, tidak mengenal waktu, kami juga tidak hanya menerima pasien dari dalam Kabupaten Tanah Datar akan tetapi tidak sedikit menerima rujukan dari darah tetangga.

Menahan Sabar yang cukup lama bertahan menerima tunjangan sebesar itu yang sudah 4 tahun tidak naik-naik sementara dari hasil Survey kami ke daerah tetangga tunjang yang kami terima jauh kecil, ungkap mereka.

Untungnya kami ini adalah putra asli daerah atau setidaknya adalah urang Sumando, atau yang bersuami ke Tanah Datar, mempertimbangkan hubungan emosional kedaerahan inilah kami mampu bertahan, tambahnya.

Sementara itu Ketua DPRD, Anton Yondra ketika menanggapi penyampai para dokter spesialis dengan penuh santun itu menyatakan kaget kalau dokter Spesialis RSUD Ali Hanafiah Batusangkar menerima uang tunjangan Kelangkaan Profesi sebesar itu jauh kecil dibanding penerimaan dokter spesialis dari daerah tetangga.

Ketua DPRD malah lebih kaget ketika para dokter spesialis tersebut memperlihatkan hasil survey mereka kesejumlah daerah dalam Propinsi asumatera Barat ” memang kita di Tanah Datar yang terendah ” ungkap Anton Yondra

Menurut Ketua DPRD, aspirasi Dokter Spesialis RSUD Ali Hanafiah Batusangkar kami terima, dan akan dibicarakan dengan Komisi yang membidangi masalah ini, untuk dibicarakan solusinya dengan pemerintah daerah.(Mit/WD)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here