Wali Nagari Koto Tangah Beni Hasbullah, SE: Pengadaan Ambulance dan Air Bersih Kebutuhan Medesak

0
63

LSABANA KABA, Tanah Datar—Dihadiri Kepala Dinas PMD PPKB Tanah Datar diwakili Deddy Prihatin, Pemerintah Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula SDN 03 Koto Tangah, Senin (14/09/2026).

Musrenbang dibuka secara langsung oleh Wali Nagari Koto Tangah, Beni Hasbullah, SE. tersebut juga dihadiri Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Mel Hadi selaku perwakilan Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Camat Tanjung Emas Riky Afrizaldi, serta perwakilan UPT dan Forkopimca serta undangan lainnya.

Beni Hasbullah mengatakan, dari 75 nagari yang ada di Kabupaten Tanah Datar, Nagari Koto Tangah hingga kini belum memiliki ambulance. Padahal, menurutnya, ambulance merupakan bagian dari program pemerintah daerah melalui program satu nagari satu ambulance.

“Kami dari Pemerintahan Nagari sangat berharap kepada dinas yang hadir pada hari ini untuk bisa membawa dua isu yang menjadi problem khusus dari masyarakat kami di Nagari Koto Tangah,” ungkap Beni Hasbullah.

Selain persoalan ambulance, Beni juga menyoroti pelayanan air PDAM. Ia menyebut masyarakat tetap harus membayar tagihan, sementara pasokan air yang diterima sangat kecil dan bahkan kerap tidak mengalir.

Sementara Dedi Prihatin dari Dinas PMDPPKB mengingatkan pemerintah nagari agar menyusun prioritas pembangunan dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran yang tersedia.” Usulan yang nantinya dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari harus benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan memiliki manfaat yang luas.

BACA JUGA : Wisata Alam Kapalo Banda, Sangat Cocok Dijadikan Sebagai Tempat Berkunjung di Hari Libur

“Kami dari Pemerintah Kabupaten berharap kepada nagari, dengan keterbatasan anggaran yang ada, untuk menetapkan prioritas anggaran yang dituangkan dalam RKP. Harus melihat betul-betul yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak,” harapnya.Menanggapi dua persoalan yang disampaikan pemerintah dan masyarakat Nagari Koto Tangah, Dedi mengatakan pihak nagari diminta mengajukan proposal terkait kebutuhan ambulance.(WD)