Pasca Putusnya Akses Jalan Jambi-Sumbar, Pemerintah Gerak Cepat Bangun Jembatan Darurat

0
984

SABANA KABA, Jambi—Pihak Pemerintah mulai mrmbangun Jembatan Bailey (Darurat) di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, usai terputusnya akses Jalan Lintas Jambi-Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (02/03/2025).

BACA JUGA : Terjadi Kekosongan Ditinggal Pejabat Lama, Bupati Eka Putra Lantik Elizar Sebagai Pj. Sekda Tanah Datar

Pembangunan Jembatan olehBalai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jamb di jalan nasional ini rencananya akan menjadi solusi sementara hingga masa mudik Lebaran 2025 mendatang.

“Jembatan darurat mulai hari ini sedang dikerjakan oleh BPJN, kami terus berkoordinasi,” kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol M Amin Nasution kepada awak media, Senin (03/03/2025).

Sejumlah material jembatan bailey ini juga telah berada di lokasi bersamaan dengan alat berat. Jembatan ini nantinya hanya akan bisa dilewati pengendara roda 2 dan roda 4.”Kita mengimbau pengguna sumbu roda 6 ke atas mengarahkan melewati Kerinci-Solok Selatan,” ujarnya.

Ia menyebut, jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi mengingat jalur alternatif yang saat ini digunakan adalah jalan desa yang kapasitasnya tidak terlalu lebar. Hingga saat ini ada 2 pilihan jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara.

Pertama dari arah Jambi dan Tebo dapat melewati Rimbo Bujang-Simpang Lopon melewati Tujuh Koto-Koto Baru (Dharmasraya). Selanjutnya dari arah Merangin, melewati Kota Bungo-Simpang Somel (belok kanan)-Rimbo Bujang-Simpang Lopon-Tujuh Koto-Koto Baru (Dharmasraya).

Jalur alternatif kedua yang disediakan via Jujuhan-Simpang Rantau Ikil (belok kanan)-Desa Pulau Batu Jujuhan Ilir-Koto Baru (Dharmasraya).”Kita tetap memantau jalur alternatif dengan menurunkan petugas untuk mengatur lalu lintas supaya jangan terhambat ataupun macet di jalan,” pungkas Amin.

Viral di media sosial, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Jambi-Sumatera Barat (Sumbar) di Kabupaten Bungo, Jambi, putus. Akses lalu lintas lumpuh total.Bencana ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya, mengakibatkan air bah memotong badan jalan hingga amblas.(SK.01)