Bencana Alam Landa Tanah Datar, Angin Puting Beliung Porak-Porandakan Rumah Warga

0
770
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

SABANA KABA, Tanah Datar–Angin puting beliung memporakporandakan rumah warga di Jorong Kandang Malabuang Nagari Lawang Mandahiliang Kecamatan Salimpaung, Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 16.30 Wib, dengan korban dilaporkan Jondril Amino dan Taufik

Kalaksa BPBD Tanah Datar melalui Kasi Kedaruratan Dodi Susilo ketika dihubungi www.sabanakaba.com lewat Ponsel membenarkan, jika telah terjadi bencana alam di Kabupaten Tanah Datar, tiga unit rumah warga mengalami kerusakan akibat dihantam angin puting beliung tersebut.

Dodi menjelaskan, pihak Pusdalop BPBD Tanah Datar begitu mendapat laporan dari masyarakat langsung menuju lokasi. Berdasarkan keterangan dari masyarakat, telah terjadi kencang yang sering disebut dengan angin puting beliung.

“ Tiga rumah mengalami kerusakan, karena atap dan kuda-kudanya diterbangkan angin kencang yang datang secara tiba-tiba,” tambah Dodi.

Tidak ada korban jiwa,luka berat, luka ringan dan hilang dalam kejadian tersebut, namun karena atap rumah terbongkar memerlukan terpal untuk penangan sementara. Tidak dijelaskan berapa ketugian akibat bencana alam tersebut, namun Wali Nagari Lawang Mandahiliang Zulfirman menyebutkan sekitar Rp30,- juta hingga Rp.40,- juta.

BACA JUGA : Pendaftaran Tanah Wakaf Meningkat Signifikan, Menteri Nusron : Gandeng KUA dan Organisasi Masyarakat

“Untuk lebih jelasnya berapa biaya yang dibutuhkan oleh korban, saya sudah minta kepada tukang melakukan penghitungan bahan bangunan dan upah,” tutur Zulfirman(WD)1