Cegah Virus Corona, RSUD Ali Hanafiah Batusangkar Tutup Kunjungan Pasien

0
841

Sabana Kaba, Tanah Datar–Direktur RSUD MA Ali Hanafiah Batusangkar dr. Afrizal Hasan juga mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi semenjak 3 minggu yang lalu dengan membentuk tim penanggulangan Covid yang diketuai dokter spesialis paru serta disiapkan tenaga medis khusus dan sarana khusus.

Baca juga : Badan Truk Terlalu Tinggi, Lewat Lembah Anai Nyangkut di Kolong Rel

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD MA Ali Hanafiah dr. Afrizal Hasan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekda Irwandi, untuk mengantisipasi penyebaran virus yang sudah menjadi pandemi, di aula eksekutif Kantor Bupati Tanah Datar, Selasa (17/3).

“Kita lakukan sterilisasi ruang-ruang fasilitas dengan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi ke pengunjung RSUD, selain itu juga sebagai upaya pencegahan, kunjungan bezuk pasien akan ditutup hingga 31 Maret 2020 mendatang, yang boleh di ruang perawatan hanya pasien dan keluarga pasien dan tentunya petugas,” tegasnya.

Kecuali itu, sudah siapkan 2 ruang isolasi dan akan ditambah 4 lagi dengan memanfaatkan IGD dengan tetap mengacu kepada protokol Covid-19,dan kita juga senantiasa berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten dan provinsi serta RSUP M Jamil Padang dan RSUD Ahmad Mukhtar Bukitittingi yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien suspect covid-19.

Sementara Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis mengatakan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan sudah melakukan langkah dan upaya antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita sudah mengeluarkan edaran bupati tentang kewaspadaan terhadap infeksi Covid-19 baik kepada masyarakat maupun kepada seluruh fasilitas kesehatan dan sudah juga disosialiasikan di radio Luhak Nan Tuo, media sosial dan kita sudah bentuk posko kewaspadaan dan kesiapsiagaan Covid-19 di dinas kesehatan,” ucapnya.

Dr. Yesrita menambahkan, kita juga melakukan surveilans (pengamatan) aktif di seluruh wilayah kerja puskesmas dan rumah sakit terhadap kasus-kasus yang dicurigai Covid-19 dan merujuk pasien yang dicurigai terinfeksi RSUP M Jamil Padang.

Kadis Kesehatan juga menghimbau masyarakat yang baru pulang dari luar negeri atau daerah yang sudah ada positif pasien Covid-19 agar segera memeriksakan kesehatan ke puskesmas terdekat.

“Orang Dalam Pantuan (ODP) di Tanah Datar berjumlah 34 orang kebanyakan pulang umrah dan sampai saat ini masih negatif termasuk 3 orang yang dirujuk ke RSUP M Jamil sudah dinyatakan negatif Covid-19,” terangnya.

Di kesempatan itu dr. Yesrita menjelaskan gejala klinis Covid-19 muncul pada hari ke-2 sampai ke-14 setelah terpapar dengan gejala demam suhu lebih dari 38 derajat celcius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak atau kesulitan nafas, letih atau lesu.

Ditambahkannya juga perlu waspada bagi yang memiliki riwayat perjalanan ke China atau wilayah/negara terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala atau riwayat kontak erat dengan pasien kasus konfirmasi Covid-19, bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien konfirmasi Covid-19 atau kontak erat dengan orang yang memiliki riwayat perjalanan pada 14 hari terakhir CHINA atau wilayah negara terjangkit.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here