Jangan Mimpi Bangun Pabrik Saos Tomat, Jika Tak Mampu Sediakan Lahan Penyangga

0
847

Oleh : WIRMAS DARWIS, SE

Tomat termasuk tanaman buah-buahan yang banyak ditanam petani di Kabupaten Tanah Datar, terutama di kawasan Salimpaung dan Lintau Buo Utara. Buah tomat, jika panen serentak akan banjir di pasaran, sehingga harganya pun anlok.

BACA JUGA : Lakukan Asusila Terhadap Pasien, Seorang Dokter Rumah Sakit Swasta Jadi Tersangka

Saking murahnya tomat, ada sebahagian petani cendrung tidak memanen, bahkan membuangnya begitu saja, karena bila dibawa ke pasar, harga jual tak lagi sebanding dengan biaya produksi. Tidak tertutup kemungkinan, biaya angkut lebih mahal dari hasil penjualan.

Untuk membantu petani dalam menstabilkan harga pasar, Pemkab Tanah Datar melalui OPD terkait cendrung ingin membangun pabrik saos tomat. Sebenarnya, ide semacam ini sudah merupakan “Lagu Lama” yang kini dikumandangkan lagi, termasuk disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam berbagai kesempatan.

Membangun pabrik saos tomat disertai peralatan pendukung serta tenaga kerja mungkin tidak terlalu sulit, tinggal dianggarkan dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tanah Datar, tentu saja melalui persetujuan DPRD Tanah Datar. Kemudian, dilatih tenaga kerja untuk menjalsn mesin pengolah.

Namun yang agak rumit itu, bagaimana pabrik saos ini bisa beroperasi secara lancar, dengan ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan. Sudah menjadi kebiasaan petani dari dulu, di saat harga tomat murah mereka enggan bertanam tomat. Nah, kalau tomat sebagai bahan baku langka, itu pabrik mau diapakan.

Apa lagi, jika ada komoditi lainnya yang lebih menjanjikan seperti cabe, buncis, lobak dan lain-lain nemiliki nilai jual cukup tinggi, jelas tanaman tomat akan ditinggalkan. Jika petani tak lagi menanam tomat, jelas bahan baku pabrik saos tomat akan bermasalah.

Permasalahan semacam ini pernah disampaikan ke Bupati Eka Putra dalam acara jumpa wartawan pada sebuah kedai kopi di belakang Kantor PWI Tanah Datar, namun pimpinan daerah menjawab, kita punya lahan di Lawang Mandahiliang untuk bisa ditanam tomat.

Akankah berdiri pabrik saos tomat di Kecamatan Salimpaung di masa kepemimpinan Eka Putra, sama-sama kita tunggu saatnya. Yang jelas, menurut hemat penulis, jangqn bermimpi bangun pabrik saos tomat, jika tidak mampu menyediakan kebun penyangga, mengingat kebun penyangga ini sangat penting untuk kontiniutas produksi.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here