Cindua Mato Terbakar, Ratusan Warga Batusangkar Tak Ambil Peduli

0
829

Batusangkar, (SK)—Lapangan Cindua Mato Batusangkar Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat yang selama ini termasuk aman dan nyaman, tiba-tiba dikejutkan dengan gejolak api yang sempat membakaran dua bangunan, Selasa (17/4).

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan sabanakaba.com, peristiwa yang terjadi sekitar jam 10.30 Wib siang tersebut membuat petugas Satpol PP kalang kabut menyelamatkan pemilik bangunan untuk dilarikan ke RSU dan petugas Damkar (Pemadam Kebakaran sibuk memadamkan apir yang berkobar.

Anehnya, ratusan warga kota Batusangkar yang berada di TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) hanya sempat melongo dan tak ambil peduli, karena peristiwa ini hanyalah rangkaian kegiatan simulasi kebakaran yang diperagakan oleh Satuan Damkar Kabupaten Tanah Datar dalam menyambut hari jadi kesatuannya yang ke 99..

Kepala Dinas Satpol PP Dan Damkar Tanah Datar Ir.Nuryeddisman kepada wartawan mengatakan, Hari Ulang Tahun Satpol PP yang ke 68, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke 56 dan Damkar ke 99 tingkat Provinsi Sumatera Barat dipusatkan di Tanah Datar.

“Simulasi kegiatan dari kesatuan kesatuan Pol PP dan Damkar se Provinsi Sumatera Barat ditampilkan dalam menyambut hari jadi mereka, salah satunya adalah simulasi pemadaman kebakaran yang diperagakan oleh Damkar Tanah Datar,” ucap Nuryeddisman.

Nuryeddisman menjelaskan, bahan yang dipakai dalam simulasi kebakaran untuk memadamkan api ini berupa busa atau foam yang dikhususkan untuk memadamkan api pada bahan bakar minyak, agar pemadaman dapat dilakukan maksimal.

“Diakuik, untuk bahan foam ini harus dikhususkan unitnya, namun kita akali agar bisa digunakan pada pemadaman yang banyak disebabkan oleh bahan bakar minyak. Dan busa inipun khusus di jual, tapi kita bisa memakai inovasi dengan memakai detergen,” terang Kadis Pol PP ini.

Ia berharap, dengan melihat simulasi kebakaran ini, khususnya masyarakat yang memiliki usaha penjualan BBM enceran dapat menyediakan racun api untuk mengantisipasi kejadian kejadian yang dapat merugikan, termasuk korban jiwa.

“Kita minta kepada pengusaha BBM enceran dapat memahami standar keselamatan diri dan konsumen, untuk penyediaan racun api ini akan kami sosialisakan nantinya kepada para pengusaha pertamini yang ada di Tanmah Datar,” tuturnya.

Upacara dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, Ka Satpol PP dan Damkar Provinsi Sumatera Barat Zul Aliman dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tanah Datar serta undangan lainnya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here