Emosi Anak Pulang Tak Sadarkan Diri, Pria Bertato ini Ngamuk dan Tusuk Korban Pakai Obeng

0
55

SABAN KABA, Payakumbuh – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh menangkap seorang pria berinisial TL (41 tahun), karena diduga menjadi pelaku utama melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial MF (19 tahun).

Tersangka TL ditangkap pihak kepolisian pada Kamis dini hari, (07/05/2026) sekira pukul 04.00 WIB disebuah rumah yang berlokasi di Kelurahan Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat.

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, S.I.K.S.H.M.H melalui Kasat Reskrim IPTU Andrio Siregar, S.H.M.H mengatakan, motif tersangka melakukan tindakan tersebut karena di picu emosi yang memuncak saat tersangka mendapati anaknya tidak sadarkan diri saat pulang ke rumah.

“Berdasarkan keterangan awal yang kami dapat, anak tersangka diantar pulang oleh temannya dalam keadaan tidak sadarkan diri karena berkelahi dengan korban MF,” ujar Kasat Reskrim.

Mendengar hal tersebut dari teman anaknya, tersangka TL bersama istri dan beberapa rekannya mencari dan mendapati korban disebuah warung yang berada di Kelurahan Ibuh, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Sesampainya di lokasi, TL menemukan korban sedang berada di dalam salah satu kamar kedai. Ia kemudian merangkul leher korban dan menyeretnya keluar hingga ke halaman depan.

Di sana, TL mengeluarkan obeng yang disembunyikan di saku celananya dan menusukkannya ke arah kepala korban sebanyak dua kali.

Tidak berhenti di situ, rekan-rekan pelaku yang turut hadir juga ikut melakukan penganiayaan. Salah satu pelaku lain yang dikenal sebagai DO menggunakan pisau besi menikam bagian punggung korban, sementara pelaku lainnya memukul, menendang, hingga memukul menggunakan tongkat kayu jenis baseball.”Korban sempat terbentur dinding sebelum akhirnya berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan diri,” terang Kasat lagi.

BACA JUGA : Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim juga saat ini korban MF masih menjalani perawatan intensif di RSUD Adnan WD dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.” Kita masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” tutup Kasat Reskrim.(Hms/SK.01)